Home / Kolom / Membumikan Literasi Digital di Kutai Timur

Membumikan Literasi Digital di Kutai Timur

Satu tahun yang lalu saya berdiri di hadapan Anda semuanya seraya mengajak, menggerakkan, dan membangun kabupaten Kutai Timur sebagai kabupaten literasi.

Satu tahun yang lalu pula, saya bersama organisasi profesi (Ikatan Guru Indonesia, IGI) lainnya untuk menandai kabupaten Kutai Timur sebagai kabupaten literasi mengadakan seminar dan workshop nasional dengan tema “Membumikan Literasi Digital di Kutai Timur”.

Adanya gerakan kabupaten literasi tersebut beberapa sekolah, misalnya: SD YPPSB 1 dicanangkan sebagai sekolah berliterasi digital dan SD N 001 Sangatta Utara sebagai pilot project sekolah literasi.

Saya masih ingat ketika memberikan laporan pelaksanaan workshop nasional tersebut, saya sampaikan kepada hadirin yang hadir maupun media yang meliput bahwa acara tersebut terselenggara “bukan dari iuran anggota bulanan, apalagi iuran siswa”.

Acara ini murni terselenggara berkat proses kreativitas seluruh panitia dalam penggalangan dana yang berbentuk sponsorship. Makanya, peserta seminar nasional yang berjumlah 1.200 orang ini murni “gratis” dengan fasilitas mendapatkan snack dan konsumsi yang disupport langsung oleh PT Kaltim Prima Coal.

Kedua, perlu diketahui juga sampai saat ini “IGI sebagai organisasi profesional guru adalah satu-satunya dan yang pertama di kutai timur yang mampu menyelenggarakan seminar dan workshop nasional”.

Ketiga, di dunia ini hanya ada 2 profesi , yaitu “guru atau bukan guru” dan beruntunglah para hadirin sekalian yang hadir di sini bahwa hadirin adalah guru-guru hebat yang pernah ada, yang mau hadir dengan perubahan.

Sebagaimana dalam sebuah buku dengan judul “bumi manusia” diceritakan dalam sebuah buku tersebut, tokoh Mingke sebagai pemeran utama “jika ingin merdeka bangsa ini, maka berorganisasi lah yang modern”.

Berangkat dari pernyataan tersebut jika saya elaborasi pada kegiatan seminar pagi hari ini “maka berorganisasi lah profesi guru lewat IGI yang modern, jika bapak ibu ingin merdeka dan profesional”.

Wallahul muwafiq ilaa aqwamith thorieq

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

~Sismanto~
#kabupaten_literasi
#literasi_digital

Leave a comment

About Harian Kutim

Check Also

Jerit Hati Sahabat

Jerit Hati Sahabat Karya : Mey Golu Wola Sahabat… Sudah banyak kebaikan yang kau beri …

Kehadiran Ulama Besar Syiria dan Mesir di Muktamar Jatman

Pekalongan. Maulana Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan tadi malam (14/01/2017) menyambut kedatangan para tamu dari …

Mengenal Pendiri Jatman

Pendiri JATMAN (Jam’iyyah Ahlith Thariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyyah) ada 5 orang. Dua diantaranya adalah KH. Masykur …

Leave a Reply

%d bloggers like this: