63 Kepala Desa Resmi di Lantik oleh Bupati Kutai Timur

  • Whatsapp

HARIANKUTIM.COM, Sangatta – Sebanyak
62 Kepala Desa dan 1 Kepala Desa PAW (Pergantian Antar Waktu) resmi di Lantik oleh Bupati Kutai Timur, yang bertempat di Ruang Akasia, Gedung Serbaguna (GSG) Bukit Pelangi, Senin (29/11/21).

Pelantikan juga dihadiri oleh Wakil Bupati, DPRD, Polres, Kodim, Danlanal, Forkopimda, Kepala OPD, 16 Camat yang melaksanakan pemilihan Kepala Desa, serta beberapa perwakilan BPD.

Bacaan Lainnya

Setelah di Lantik Bupati Kutai Timur mengucapkan selamat kepada kepala desa yang telah di lantik masa jabatan 2021 s/d 2027 dan kepala desa PAW 2021 yang telah di ambil sumpah/janjinya pada hari ini.

“Saudara-saudara yang di Lantik pada hari ini adalah orang-orang pilihan yang dipilih secara langsung oleh masyarakat desa dan akan mengemban amanah sebagai kepala desa masa jabatan selama 6 tahun kedepan oleh karenanya saudara-saudara harus memahami peran dan tugas sebagai kepala desa,” ucap Ardiansyah.

Lanjutnya dia menyampaikan bahwa “sebagai Kepala pemerintaahan desa mempunyai tugas utama sebagai menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, pemberdayaan masyarakat desa, selain itu perlu saudara-saudara ketahui peran kepala desa tidak hanya sebagai pemimpin formal tapi juga sebagai pemimpin non formal yang di anggap sebagai orang bijaksana dan oleh karenanya iya di harapkan mampu menempatkan diri di atas semua kepentingan masyarakat dan dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat setempat,” tutupnya.

Ardiansyah menyampaikan pesan kepada kepala desa yang telah di lantik:

  1. segera berkoordinasi internal dengan perangkat desa, bangun komunikasi yang harmonis dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) maupun lembaga di desa sebagai mitra kerja saudara untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bersinergi dengan tetap melakukan koordinasi dan konsultasi dgn pemerintah di tingkat kecamatan dan instansi terkait di dalam penyelenggaraan pemerintahan pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.
  2. pelajari regulasi atau peraturan yang terkait dengan desa cermat dan hati-hati di dalam pengelolaan anggaran desa jangan malu bertanya dan jangan sampai bersinggungan dengan persoalan hukum.
  3. Segera lakukan menyusun RPJMD dengan mengacu pada Perencanaan pembangunan Kutai Timur sebagaimana diamanatkan di dalam UUD desa bahwa perencanaan pembangunan desa harus mengacu pada Perencanaan pembangunan daerah.
  4. Pemberian program dana alokasi anggaran kepada desa jangan sampai justru menciptakan ketergantungan desa terhadap pemerintahan di tingkat atas karena salah satu maksud otonomi desa melalui UUD desa yaitu mendorong kemandirian desa dan mengurangi ketergantungan terhadap pemerintah. Oleh karena itu gali dan kelola potensi desa anda manfaatkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kemandirian desa anda.
  5. Kepala desa di tuntut untuk lebih visioner kreatif dan inovatif dapat membawa perubahan yang lebih baik terhadap kemajuan desa saya yakin dan percaya bahwa saudara-saudara pantas untuk di angkat dan di percaya sebagai kepala desa serta dapat mengemban amanah sebagai kepala desa dengan sebaik-baiknya.
  6. Pada kesempatan ini juga saya meminta kepada kepala desa dan anggota BPD selalu menjaga protokol kesehatan, memberikan pelajaran kepada masyarakat sekitar setempat tentang pentingnya menjaga diri dari penularan virus Covid-19 menjaga moralitas pribadi menjaga moralitas keluarga tujukan bahwa saudara adalah panutan masyarakat membantu pemerintah setiap kebijakan penanganan pandemi sehingga tidak ada lagi lonjakan pandemi berikutnya di Kutai Timur.

Mastar salah satu kepala desa yang telah di lantik menyampaikan “saya siap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala desa sesuai dengan pesan dan arahan Bupati Kutai Timur,” tegas kepala desa Manubar Kecamatan Sandaran.

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *