Banjir Merendam Rumah Warga dan Memutus Akses Jalan Di Muara Bengkal

  • Whatsapp

HARIANKUTIM.COM, Muara Bengkal – Akses jalan kembali menghambat aktifitas masyarakat di Kecamatan Muara Bengkal, kabupaten Kutai Timur kali ini dikarenakan banjir yang terhitung sejak hari minggu, 16 mei 2021.

Banjir tak hanya menenggelamkan rumah warga namun juga memutus akses transportasi darat yang menghubungkan Kecamatan Muara Bengkal, Muara Ancalong, Batu Ampar, Long Mesangat, Busang, Telen, dan Muara Wahau untuk menuju ke Sangatta maupun Ke Samarinda, Kamis (21/05/21).

Bacaan Lainnya

Banjir yang menutup jalan utama di wilayah KM 1-3 muara bengkal lumpuh total. Pasalnya ketinggian air mencapai kurang lebih 1 meter atau sedada orang dewasa.

“Akibat lumpuhnya akses jalan utama berdampak kepada masyarakat, baik itu masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang, jasa angkutan/travel, sampai para pekerja sawit yang harus mengeluarkan banyak biaya untuk menyewa perahu agar bisa sampai ke tempat kerja”, ucap Rifat pemuda Muara Bengkal

Pemerintah kecamatan Muara Bengkal sudah mengeluarkan kebijakan yang berisi himbauan untuk masyarakat agar tidak mandi atau bermain-main dititik banjir yang rawan longsor.

Namun pemerintah perlu memperhatikan titik-titik banjir yang menjadi penghambat aktivitas masyarakat seperti di wilayah KM 1-3 kecamatan muara bengkal yang beberapa hari terakhir ini sudah ada perahu untuk kendaraan roda dua guna menyebrangi aliran banjir yang cukup deras, namun hal yang harus menjadi perhatian adalah tarif penyeberangan, tarif yang terbilang tinggi membuat masyarakat mengeluh, karena jika dibandingkan dengan pendapatan gajih buruh sawit perhari saja, tarif tersebut sudah melebihi gajih harian mereka yang setiap harinya melawati jalan tersebut.

“saya mengharapkan selain himbauan larangan mandi di titik-titik yang rawan longsor, pemerintah juga perlu sigap untuk menyikapi keluhan masyarakat yang terdampak akibat putusnya akses Jalan penghubung tersebut”, Ujar Firmansyah (Ketua Umum Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Muara Bengkal)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *