BPPD Gelar Lokakarya Petakan Daerah Wisata Kutai Timur

  • Whatsapp

SANGATTA, hariankutim.com – Daya dukung leading sektor atau sektor utama dalam pembangunan perekonomian masyarakat Kutai Timur, menjadi topik pembahasan saat di gelarnya loka karya Pariwisata yang dilakukan di kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur pada hari Sabtu,21 Mei 2017.
Dalam kaitannya ini, Badan Promosi Pariwisata Daerah Kutai Timur ( BPPD Kutim ) telah menyelenggarakan lokakarya wisata Kutim tahun 2017 pada tanggal 20 – 21 Mei 2017 yang berlokasi di kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur.
Utamanya kegiatan ini untuk pengembangan destinasi dan pemetaan pariwisata yang ada di Kutim khususnya sebagai wujud pengembangan sektor pariwisata kawasan wisata yang terdapat di 18 kecamatan di kabupaten Kutai Timur.
Menurut ketua BPPD Kutim, Rustam Effendi Lubis, sebagai daerah yang heterogen, Kutim yang memiliki aneka ragam kebudayaan dan kekayaan alam dimana jika di kelola dengan tepat akan mampu menjadi andalan ekonomi daerah.
“ Kutim memiliki aneka ragam budaya dan kekayaan alam yang sangat melimpah, ini harus di kelola dengan sasaran yang tepat, sehingga ini bisa menjadi sektor ekonomi yang bisa menumbuhkan daya ekonomi masyarakat dan daerah,” ucap Yajis.
Sementara itu menurut ketua panitia lokakarya, Yajis Pagassa kegiatan lokakarya ini memiliki arti penting akan pemetaan wilayah – wilayah wisata yang berada di Kutim dan menurut Yajis nantinya hasil lokakarya bisa menjadi bahan rujukan bagi sektro wisata kutim 10 atau 20 tahun mendatang.
“Tujuan lokakarya ini akan menjadi arah pemetaan destinasi wisata Kutim yang bisa dimanfaatkan masyarakat Kutim dan pelaku dunia usaha wisata 10 atau 20 tahun mendatang,selama ini Kutim belum memiliki pemetaan yang sistematis terhadap daerah wisata yang dimilikinya,” tegas Yajis.
Sementara itu Bupati Kutai Timur, H. Ir. Ismunandar ST., MT mengatakan lokakarya ini bisa menjadi penggerak laju pertumbuhan ekonomi daerah pedesaan, melestarikan kearifan lokal yang berbasis tradisional dan alam, sehingga diharapakan oleh dirinya bisa menciptakan masyarakat wisata yang profesional.
“Lokakarya ini akan membangun pedesaan seperti program pembangunan pemerintahan yang berfokus ke pedesaan, tidak hanya itu lokakarya ini bisa juga dijadikan ajang pelestarian kearifan lokal yang berasaskan tradional dan tentunya menjaga kelestarian alam Kutim,” tutur Ismu.
Kegiatan ini dihadiri para pecinta dan penggiat pariwisata, dengan menghadirkan beberapa nara sumber terdiri dari Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur Syafruddin Pernyata, Seniman Kalimantan Timur Hamdani, Praktisi Pariwisata Yogyakarta Amir Tanzuri, Pandu Wisata Nusantara Rohadi Wijaya dan Perwakilan Badan Promosi Pariwisata Indonesia Sofietje Tumimomor dibuka oleh Staf Ahli Bupati Kutai Timur S.Abd.Muthalib Alhabsy.,selain itu kegiatan lokakarya tersebut juga dihadiri oleh Dinas Pariwisata Kutim, Dinas Kebudayaan Kutim, Pelaku usaha pariwisata, Pok darwis beberapa kecamatan di Kutai Timur,dan Camat Sangkulirang, dengan tema yang disajikan “Reeksplorasi Dan Promosi Potensi Destinasi Wisata Kutai Timur Menuju Daya Saing Internasional”. (IP/Nala)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *