Dinkes Kutim Raih Penghargaan Tingkat Nasional

  • Whatsapp

Makassar-dinas kesehatan kutai timur mendapat apresiasi atas keberhasilannya menurunkan jumlah kasus malaria hingga lebih dari 75 persen di kabupaten kutai timur. sebuah penghargaan prestisius di berikan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia di makassar Selasa (21/3/2017) malam lalu. penghargaan tingkat nasional ini di serahkan langsung oleh oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Dr H Muhammad Subuh MPPM. dari pihak dinas kesehatan kabupaten kutai timur sendiri di wakili oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes, dr Hj Yuwana Sri Kurniawati MSi.

“Alhamdulillah Kutim mendapatkan penghargaan. Tadinya Kutim masuk daerah endemik malaria (kode merah), namun sekarang sudah kuning. Targetnya 2018 (Kutim) sudah eliminasi menjadi hijau atau bebas malaria,” kata Yuwana, sapaan akrab Yuwana Sri Kurniawati MSi.

di kutip dari situs resmi humas pemkab kutim, http://humas.kutaitimurkab.go.id, penghargaan yang diserahkan pada acara Pembukaan Pertemuan Program Prioritas Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI 2017 ini di raih kutai timur melalui proses yang cukup panjang dan berliku.

sebelum menerima penghargaan, pertama Kabupaten Kutim harus menjalani penilaian berdasarkan kegiatan lapiran yang masuk dari semua Puskesmas tentang penemuan kasus malaria di daerah. hal tersebut dinilai sejak tahun 2014 atau saat Kabupaten Kutim saat itu berada pada zona merah endemic malaria hingga 2017 ini. Selain itu program konkrit yang dilaksanakan oleh Pemkab melalui Dinkes juga mendapat penilaian tersendiri. Antara lain sosialisasi eliminasi malaria di Puskesmas, distribusi kelambu berinsktisida juga di Puskesmas. Distribusi kelambu berinsektisida dalam rangka pekan kelambu nasional di kecamatan, survey kontak kasus indigenous atau penyelidikan epidemiologi di desa. Kemudian ada kegiatan surveilans migrasi kerjasama dengan KKP di perusahaan serta pengendalian vector (larvaciding/IRS) di desa.

sebagai informasi, pada kesempatan yang sama, Pemprov Kaltim menerima dua penghargaan, yaitu untuk Dinkes Kabupaten Kutim dan Dinkes Prop Kaltim dalam upaya pencapaian pengobatan HIV AIDS (AB)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *