Ekspedisi Wisata Alam dan Budaya Petudukan Sebagai Program Inovasi Desa Di Kecamatan Karangan

HARIANKUTIM.COM, Karangan – Ekspedisi Wisata Alam setelah membuka wisata alam Air Terjun Putri Meriya beberapa pekan lalu, kini Tim Ekspedisi Wisata Alam dan Budaya Desa Karangan Dalam, Kecamatan Karangan Kab. Kutai Timur yang beranggotakan Perwakilan Instansi Pemerintah, Lembaga Masyarakat serta Tokoh Adat Dayak Basap kembali melakukan eksplorasi untuk terus menggali potensi wisata yang sangat mungkin bisa untuk dikembangkan dan dikelola pada Minggu (31/8/2019)

kegiatan tersebut di laksanakan selama 3 hari mulai tanggal 28 s/d 30 bulan Agustus 2019, dengan menyusuri sepanjang aliran sungai yang menurut para tokoh adat setempat disebut dengan sungai Petudukan,
Petudukan menurut bahasa dayak basap berarti tempat duduk-duduk atau beristirahat, karena sepanjang sungai yang kurang lebih sepanjang 2 km itu terdapat batu-batu besar yang timbul dan nyaman untuk tempat duduk atau beristirahat serta pemandangan tebing batu yang sangat alami cukup memanjakan bagi
pecinta keindahan alam.

Selain keindahan alamnya yang eksotis serta flora dan fauna yang masih alami, aliran sungai petudukan yang sangat deras di mungkinkan untuk menjadi obyek wisata arung jeram, spot fishing, camping dan kegiatan outdoor  dan lainnya.

Perlu diingat bahwa obyek wisata ini hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki sejauh kurang lebih 3 km dengan melewati hutan alam dan pegunungan, maka selain persiapan perlengkapan kebutuhan pribadi, kesiapan fisik, pengetahuan pengenalan tentang peralatan dan mengantisipasi resiko berkegiatan di alam bebas yang terkenal exstreme harus menjadi pertimbangan utama.

Diharapkan dengan banyaknya potensi obyek wisata yang ada bisa dikelola dengan baik, maka Desa Karangan Dalam yang sebelumnya tidak terlalu dikenal menjadi mudah dikenali, yang semula sepi bisa berubah mejadi ramai, dan menjadi lokasi kunjungan wisata, baik lokal maupun luar daerah, apalagi jika sampai bisa memenuhi setiap halaman media sosial.

Wisata alam lekat sebagai kecenderungan utama pembangunan desa dan kelembagaan ekonominya. Terlebih banyak program pusat yang memang sangat mendukung pengembangan Desa wisata, inovasi Desa sejati tumbuh dari nilai-nilai, kekuatan warga dan potensi alamnya, yang semuanya terkonsolidasi untuk menggapai cita-cita kolektif warga Desa Karangan Dalam.

Pengelolaan wisata alam dirasa mampu memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi Desa, dengan anugrah bentang alam yang indah dan keberagaman budaya Adat setempat.

Desa Karangan Dalam memiliki potensi besar untuk menjadikan pariwisata sebagai prioritas pembangunan desa, beberapa usaha yang dapat dilakukan oleh masyarakat Desa Karangan Dalam untuk mengembangkan sektor ini adalah penyebarluasan informasi destinasi wisata Alam di Desa Karangan Dalam. Sekaligus meningkatkan aksesibilitas sarana transportasi menuju lokasi.

Hari Kusto selaku promotor Ekspedisi Wisata Alam dan Budaya Petundukan mengucapkan terima kasih kepada, Pemerintah Kecamatan Karangan, Kepala Desa Karangan Dalam, Para tokoh Adat Dayak Basep Karangan, Karang Taruna Karya Bhakti Karangan Dalam, LPHD (Lembaga Pengelola Hutan Desa),
PKPB (Pemuda Karangan Peduli Bumi), Puskesmas Karangan, Serta semua pihak yang terlibat dalam dalam mensukseskan kegiatan Ekspedisi Wisata Alam dan Budaya Petudukan, Desa Karangan Dalam Kecamatan Karangan. (Hk)

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Tinggalkan Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Peringatan Tahun Baru Islam Dijadikan Sebagai Momentum Membangun Generasi Yang Bertaqwa, Kreatif Dan Berprestasi

Tradisi Syukuran Warga Gang Musholla Dalam RT 50 Saat Menyambut Tahun Baru Islam