Ghofur Anak Pedalaman Ingin Kuliah Terkendala Biaya

Ghofur Anak Pedalaman Ingin Kuliah Terkendala Biaya
Ghofur Anak Pedalaman Ingin Kuliah Terkendala Biaya

Kongbeng, hariankutim.com – Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan penuh semangat bergerak laksana tupai loncat kesana kemari demi mengumpulkan persyaratan kuliah gratis Selasa (21/3).

Sebut saja namanya Ahmad Ghofur, siswa ini amat gesit dan lincah dengan naik sepeda motor hasil dari pinjam ibu asrama, Ghofur berusaha menemui orang-orang yang dianggap bisa memberikan saran dan masukan untuk melancarkan urusan untuk masuk perguruan tinggi.

Ditengah kesibukan Ghofur menjalani Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ghofur memburu informasi – informasi ke berbagai lembaga. Hari Senin sore (20/3), Ghofur berkunjung ke sekretariat komunitas Capung Merah dan ditemui oleh salah seorang anggota yang kebetulan guru di SMA Negeri setempat.

Dalam kunjungannya tersebut, Ghofur menumpahkan resah dan gelisahnya di hadapan komunitas Capung Merah, tuturnya “saya sudah daftar di bidik misi tapi persyaratan – persyaratan belum tahu dan bagaimana cara mengisinya” ditemani teman satu asramanya Wihelmus, Ghofur diarahkan untuk log-in, dan ditemani oleh mas Endri dan Ubet sampai akhirnya final.

Menurut penuturan pengurus Capung Merah, mas Ubet “siswa sekolah di Kongbeng dan Muara Wahau membutuhkan wadah untuk mereka agar mengenal dan belajar mengakses informasi yang mendidik dan mengembangkan pengetahuan mereka,”. Contoh Ghofur siswa ini memiliki potensi akademik yang luar biasa mampu bersaing di tingkat Kabupaten dengan meraih Juara 1 di Lomba Keterampilan Siswa (LKS) untuk siswa SMK se Kutai Timur.

Lanjut Ubet, dia juga meraih Juara 3 Tingkat Provinsi untuk lomba yang sama di tahun yang sama, dari prestasi yang membanggakan ini bagaimana kelanjutan Ghofur, sangat sayang jika hanya berhenti di SMK.

Sebenarnya jika ada tangan – tangan dermawan yang mau membantu siswa ini, tidak sia-sia prestasi Ghofur agar dia bisa mengembangkan dan melanjutkan keterampilannya. Ghofur memiliki cita – cita yang cukup mulia dia hanya ingin kuliah di perguruan tinggi, namun dia terhalang dengan kondisi ekonomi keluarga, tambahnya. (Gunadi/shs)

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Belajar Nyetir, Mobil Masuk Parit

Pemberkasan Calon Penerima TPG Kutim Paling Lambat 7 April