GP Ansor Klarifikaai Isu Pembubaran Pengajian Uzstadz Khalid Basalamah

Ketua GP Ansor Pusat Yaqut Cholil Qoumas bersama Ketua GP Ansor Kutim Zainul Arifin, SH
Ketua GP Ansor Pusat Yaqut Cholil Qoumas bersama Ketua GP Ansor Kutim Zainul Arifin, SH

Jakarta, hariankutim.com – Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menanggapi isu yang berkembang, bahwa organisasi yang dipimpinnya melakukan pembubaran pengajian yang diisi oleh ustad Khalid Basalamah di Sidoarjo Jawa Timur. ia membantah bahwa organisasinya, GP Ansor dan Banser tidak benar melakukan pembubaran pengajian.

Setelah kejadian kemarin, penolakan Ansor terhadap penceramah Khalid Basalamah muncul banyak isu dan berita baik di media online dan sosial media. Diantaranya Ansor membubarkan pengajian dan merusak masjid, gereja dijaga namun kegiatan ilmu sesama muslim dibubarkan dan banyak berita miring yang muncul.

“Itu kan yang disuarakan, Ansor ini membubarkan pengajian, sebetulnya bukan membubarkan pengajian,” ujar Yaqut dalam rilisnya yang diterima harian kutim, Rabu (8/3).

Yaqut memaparkan bahwa pengurus Ansor setempat sudah ada kesepakatan pada H-1 pelaksanaan, Ansor dengan panitia agar tidak menghadirkan ustaz Basalamah. Panitia pun bersepakat tidak akan menghadirkan penceramah Khalid Basalamah.

Namun, kata Yaqut, saat pelaksaan pengajian, panitia tetap menghadirkan penceramah Khalid Basalamah. Saat anggota Banser dan GP Ansor dan mendatangi masjid lokasi pengajian, panitia mengakui suara Khalid Basalamah tersebut bukan asli melainkan berasal dari CD.

“Padahal itu jelas-jelas Basalamah, jadi hanya supaya diganti intinya itu penceramahnya, pengajiannya tetap kok,” kata Yaqut.

Sebab itu, Yaqut menegaskan tidak benar bila Ansor melakukan pembubaran pengajian, tidak ada aksi pembubaran pengajian seperti berita yang berkembang. Ia pun melarang keras anggota Ansor dan Banser melakukan pembubaran terhadap kegiatan pengajian. (SHS)

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

PBNU Akan Gelar Pertemuan 99 Ulama Khos di Rembang

IGI Kutim Usulkan Transfer TPP Langsung ke Rekening Guru