Gubernur Siap Canangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat taping (perekaman) pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Gemas) di Kaltim. (kiky/humasprovkaltim)

SAMARINDA, hariankutim.com – Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak akan mencanangkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Gemas) di Kaltim. Gerakan tersebut rencana dilaksanakan Senin (10/04/2017).

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat taping (perekaman) pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Gemas) di Kaltim. (kiky/humasprovkaltim)

Awang mengatakan, gerakan hidup sehat sangat diperlukan, agar masyarakat Kaltim sejahtera. Menyukseskan gerakan tersebut, masyarakat diminta untuk mengubah kebiasaan tidak sehat menjadi perilaku hidup sehat.

“Banyak cara untuk melaksanakan gerakan hidup sehat. Caranya, dengan melakukan olahraga minimal 30 menit setiap hari. Kemudian, makan sayur dan buah-buahan lokal. Tidak merokok dan mengkonsumsi minuman alkohol serta jauhi narkoba,” kata Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (05/04/2017), sebagaimana dikutip Hariankutim.com dari laman resmi kaltimprov.go.id, Kamis (06/04/2017).

Selain itu, masyarakat diminta untuk memeriksa kesehatan secara rutin minimal enam bulan sekali di rumah sakit terdekat, guna mendeteksi penyakit sejak dini. Sehingga ketika mengetahui gejala penyakit, masyarakat sudah bisa mengantisipasinya.

Terkhusus kepada masyarakat, diminta untuk membersihkan dan mencintai lingkungan masing-masing. Terutama masyarakat di bantaran sungai, agar tidak lagi mandi, cuci dan kakus (MCK) serta buang sampah di sungai.

“Saatnya masyarakat Kaltim fokus terhadap upaya preventif dalam mewujudkan kemandirian keluarga dan berperilaku hidup bersih dan sehat. Dengan begitu, masyarakat mendukung kehidupan yang sehat dan kuat menuju Kaltim Maju 2018,” jelasnya.

Secara khusus bagi warga Samarinda, Awang mengajak agar melestarikan Sungai Karang Mumus (SKM). Diharapkan tidak ada lagi warga bantaran SKM yang melakukan MCK di sungai, apalagi membuang sampah ke sungai. Begitu juga warga Samarinda Seberang yang berada di bantaran Sungai Mahakam, agar tidak melakukan MCK dan membuang sampah di sungai.

“Mari, jadikan sungai sumber kehidupan masyarakat,” harapnya.(jay/sul/es/humasprov/bnc)

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Ikuti Lomba Sekolah Sehat Nasional, SD 2 YPK Bontang Adakan Ceramah Kesehatan

Panglima TNI Ajak Mahasiswa Kembali ke Nilai-Nilai Luhur Bangsa