Guru Swasta Tuntut Insentif dan BOSDA

RDP Komisi IV DPRD Kaltim dengan guru swasta di ruang rapat Gedung D Kantor DPRD Kaltim
RDP Komisi IV DPRD Kaltim dengan guru swasta di ruang rapat Gedung D Kantor DPRD Kaltim

Samarinda – Guru sekolah swasta di Kaltim menuntut Pemprov Kaltim dapat memberikan insentif bagi guru swasta dan Bosda bagi sekolah swasta. Hal itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV dengan perwakilan guru swasta se-Kaltim yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Zain Taufik Nurrohman.

Tidak adanya kejelasan terkait BOSDA dan insentif guru swasta tersebut semenjak diberlakukannya UU Nomor 23/2014. Yang mana dalam UU tersebut mengatur mengenai kewenangan Sekolah SMA, MA dan SMK dari kabupaten/kota ke pemerintah provinsi.

Zain mengatakan, persoalan ini sebaiknya memang mendapat jalan keluar dan kebijakan yang memihak. Menurutnya, dunia pendidikan perlu mendapat perhatian, jangan sampai akibat tuntutan tidak terpenuhi sehingga dapat menjadi ancaman gagalnya pelaksanaan UN siswa di sekolah swasta.

“Jangan sampai persoalan ini menambah angka putus sekolah. BOSDA dan insentif guru swasta harus diupayakan dengan mencarikan pos anggaran baru. Sebab tidak adanya Bosda menyebabkan sekolah swasta terancam gulung tikar dan gagal melaksanakan UN,” kata Zain usai pertemuan yang dihadiri Kasubag Humas Dinas Pendidikan Idhamsyah dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Syafrian Hasani, sebagaimana dikutip hariankutim.com dari laman resmi dprd-kaltimprov.go.id, Senin (20/03/2017).

Usai RDP dengan Komisi IV, perwakilan guru swasta se-Kaltim akan menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Kaltim untuk menyampaikan tuntutan mereka, Kamis (16/03/2017). Atas keputusan tersebut, Zain mendukung penuh rencana guru swasta guna menuntut hak mereka dan siswa di sekolah swasta.

“Kami akan berkomunikasi dengan Ketua DPRD Kaltim terkait permintaan mereka agar aksi damai turut diikuti Ketua DPRD Kaltim dan Komisi IV sebagai bentuk dukungan,” ungkap Zain dalam rapat yang juga dihadiri Sekretaris Komisi IV Rita Artaty Barito dan Anggota Komisi IV Mursidi Muslim, Ahmad Rosyidi, Gunawarman dan Yahya Anja.(hms5/bnc)

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Kritik Jalan Rusak Lewat Medsos, Uce Prasetyo Angkat Bicara

Gubernur Apresiasi Operasi Tangkap Tangan Pungli di TPK Palaran