Gus Mus Terima Rombongan Ansor Kutim

Rembang – Rombongan Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Kutai Timur dan Pimpinan Wilayah GP Ansor Kalimantan Timur, telah sampai di kediaman KH. Mustofa Bisri Rembang Jawa Tengah, Selasa (01/03 2017). Bersamaan dengan rombongan dari Kaltim, hadir pula rombongan dari Jember, Blitar, Jakarta, dan juga Pimpinan Anak Cabang GP. Ansor Juwana Pati Jawa Tengah.

Rombongan disambut oleh Gus Rizal menantu beliau. Gus Rizal sendiri merupakan pengurus Pimpinan Pusat GP Ansor, Ketua bidang pengembangan pesantren dan ekonomi kreatif masa khidmat 2015 – 2020. Pada kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh rombongan dari Kalimantan Timur untuk berdiskusi dan minta masukan terkait bagaimana mengembangkan perekonomian GP Ansor khususnya di Kalimantan Timur.

“Terus lakukan pengkaderan mulai dari tingkat ranting, tingkat anak cabang, sampai dengan tingkat cabang, sehingga akan mempunyai kader-kader yang mempunyai loyalitas serta punya integritas yang tinggi terhadap GP Ansor. Karena GP Ansor adalah generasi penerus Nahdlatul Ulama” ujar Gus Rizal sapaan akrabnya.

Selepas sholat Maghrib berjamaah yang langsung di imami Gus Mus, rombongan diajak makan malam dengan Gus Rizal, merupakan kebangaan tersendiri bagi kami rombongan dari Kaltim.

KH. Mustofa Bisri atau yang akrab di sapa Gus Mus tidak lama setelah makan malam, hadir ditengah- tengah rombongan, wajah yang bersinar dan penuh kharismatik ditambah lagi dengan senyuman, membuat rasa capek tidak terasa lagi. Beliau sudah berusia 73 Tahun tapi semangatnya luar biasa untuk NKRI.

Nasehat Gus Mus terhadap rombongan yang hadir selalu berpesan senantiasa menjalankan organisasi sesuai dengan kdrt dan juga lebih mencintai nkri dan jangan mau diajak menyelesaikan masalah dengan kekerasan.

” jalankan organisasi sesuai AD/ART nya, selalu bermusyawarah, jika ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan, sampaikan ke tingkat yang lebih tinggi diatasnya. Harus cinta NKRI, karena kita lahir, hidup, bahkan nanti insya allah akan dikebumikan juga di Indonesia. Jangan mau diajak menyelesaikan masalah dengan kekerasan dengan mengatasnamakan apapun, yang terakhir politik kita itu politik kebangsaan dan kerakyatan, yaitu akan membela kepentigan bangsa dan rakyat” Gus Mus mengakhiri pesannya.

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Mengajarkan Anak Berlomba

Laporan Khusus: Menilik Sarasehan Penggiat Deradikalisasi Dunia Maya oleh BNPT (2)