Hari Pertama Sekolah, Orang Tua Antar Siswa Baru

  • Whatsapp

Sangatta – Masuk sekolah hari pertama bagi siswa Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) secara serentak, Senin (17/7/2017).

Khusus bagi orang tua yang memiliki anak usia Taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) meluangkan waktu untuk mengantarkan putra-putrinya ke sekolahnya masing-masing.

Masuknya siswa-siswi dihari pertama ini menandai dimulainya tahun pembelajaran baru 2017-2018 sesuai dengan kalender pendidikan yang telah ditetapkan dinas pendidikan Kutai Timur.

Beberapa sekolah tampak membariskan siswa-siswinya di lapangan kemudian bersalam-salaman sesama murid dan guru, mengingat suasana lebaran Idul Fitri atau syawalan di bulan Syawal.

Seperti tampak di SD YPPSB 1 Kutai Timur, siswa baru yang masuk langsung menuju kelasnya masing-masing sesuai dengan pembagian kelasnya. Mereka kemudian berbaris di lapangan untuk saling bersalaman dengan para guru dalam rangka halal bihalal, setelah itu masuk kelas masing-masing.

Sementara itu di sekolah SD YPPSB 3 yang beralamat di jalan Munthe, pada hari pertama ini siswa baru langsung masuk kelas masing-masing, mengingat cuaca gerimis dan mendung. Para orang tua tampak mendampingi siswa baru masuk ke kelas masing-masing sambil menunggu info selanjutnya yang diberikan oleh pihak sekolah.

Salah seorang wali murid yang mengantarkan anaknya yang baru masuk ke SD YPPSB 3, Ibu Tri Puri Tosana, SE. mengungkapkan bahwa dirinya telah mempersiapkan dan melatih anaknya untuk mengikuti hari pertama dan mengenalkan lingkungan sekolah.

“Selama seminggu ini, anak-anak saya persiapkan untuk bangun lebih awal. Bangun tidur, mandi, dan sarapan kemudian berangkat ke sekolah bersama dengan ayahnya,” katanya.

Setelah hari pertama siswa masuk hingga beberapa hari ke depan untuk mengikuti pekan atau masa orientasi sekolah (MOS) atau Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). Kegiatan PLS harus bersifat mendidik/edukatif dan bebas dari perplonconan serta kekerasan.

Sesuai dengan permendikbud Nomor 19 tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) dan Siswa Baru, PLS harus diinisiasi oleh pamong guru dan kepala sekolah sehingga bisa dikemas secara efektif, efisien, edukatif, dan menyenangkan. (Sismanto/Nala)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *