HUT ke-60 Provinsi Kaltim Gelar Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak (kelima dari kiri) bersama Direktur RSUD AWS beserta paramedis dan orangtua pasien bibir sumbing.

SAMARINDA, hariankutim.com – Bakti sosial operasi bibir sumbing yang digelar di RSUD AWS dalam rangka memperingati HUT ke-60 Provinsi Kaltim, Sabtu (25/3) berlangsung lancar dan sukses. Gubernur Kaltim Dr. H. Awang Faroek Ishak, MM.M.Si menegaskan kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tahun minimal untuk pelayanan terhadap 100 pasien.

Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak (kelima dari kiri) bersama Direktur RSUD AWS beserta paramedis dan orangtua pasien bibir sumbing.

Awang mengatakan, kegiatan tersebut selain mengurangi beban masyarakat yang tidak memiliki biaya untuk operasi, juga memberikan kebahagiaan kepada orang tua maupun masyarakat yang menjadi pasien, karena bisa normal kembali.

“Alhamdulillah, kami sangat beryukur penyelenggaraan ini berjalan lancar. Kegiatan ini akan terus dilaksanakan setiap tahun. Bahkan, jika ada 100 pasien akan diterima. Apalagi, dokter yang melakukan operasi adalah dokter asal RSUD AWS dan kegiatan ini gratis untuk masyarakat Kaltim,” kata Awang Faroek Ishak usai menghadiri bakti sosial operasi bibir sumbing dan syukuran capaian akreditasi RSUD AWS menjadi RSUD Paripurna di Indonesia. (sebagaimana dikutip hariankutim.com dari laman resmi kaltimprov.go.id, Senin (27/03/2017).

Awang menegaskan, secara khusus penyelenggaraan ini siap dilaksanakan setiap tahun dan tidak menggunakan dokter dari luar daerah maupun luar negeri. Awang meminta agar semua yang melakukan operasi adalah dokter spesialis dari RSUD AWS.

Terkait dengan peserta yang menjadi pasien, mulai tahun depan diharapkan bukan hanya diikuti warga Kaltim saja tetapi warga Kalimantan yang lainnya, yaitu Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah yang semua provinsi tersebut juga menjadi tanggung jawab RSUD AWS.

Direktur RSUD AWS dr H Rachim Dinata Marsidi mengatakan untuk operasi bibir sumbing tahun ini diikuti 21 peserta dan dilaksanakan secara gratis. Jumlah tersebut lebih kecil dari tahun lalu, yaitu sebanyak 30 peserta.

“Tahun selanjutnya, peserta akan melibatkan seluruh provinsi di Kalimantan dan Sulawesi Tengah,” jelasnya. (jay/sul/ri/humasprov)

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Walikota Bontang Sampaikan nota LKPJ di Hadapan Anggota DPRD

Menpar Arief Sambut Positif Astindo Fair 2017