Isran-Hadi Resmi Daftar Pilgub Kaltim 2018

Isran Noor didampingi Hadi Mulyadi dan jajaran pengurus parpol pengusung saat menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua KPU Provinsi Kaltim Muhammad Taufik di Samarinda, Senin (8/1/2018).

SAMARINDA – Pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi resmi mendaftar sebagai bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur untuk Pemilihan Kepala Daerah Kalimantan Timur pada 2018.

Isran Noor merupakan mantan Bupati Kutai Timur dua periode dan Hadi Mulyadi adalah anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Partai Keadilan Sejahtera itu menyerahkan berkas persyaratan sebagai pasangan Cagub-Cawagub Kaltim ke Sekretariat KPU Kaltim di Jalan Basuki Rahmad, Samarinda, Senin pagi.

Pasangan Isran-Hadi maju dalam Pilgub Kaltim 2018 diusung oleh koalisi tiga partai politik, yakni Gerindra, PKS, dan PAN.

Isran Noor didampingi Hadi Mulyadi dan jajaran pengurus parpol pengusung saat menyerahkan berkas pendaftaran kepada Ketua KPU Provinsi Kaltim Muhammad Taufik di Samarinda, Senin (8/1/2018).

Isran-Hadi tiba di Sekretariat KPU sekitar pukul 09.00 Wita didampingi ketua partai pengusung di tingkat provinsi, di antaranya Ketua DPW PKS Kaltim Markus Sarmian, Ketua DPW PAN Kaltim Darlis Pattolongi, dan Ketua DPD Gerindra Kaltim Danang Wicaksana, beserta ratusan simpatisan dan pendukung.

Ketua KPU Kaltim Mohammad Taufik mengatakan bahwa KPU Kaltim telah menerima berkas pencalonan pasangan Isran-Hadi dan dinyatakan telah memenuhi syarat pencalonan Pilgub Kaltim 2018 melalui jalur partai politik.

“Untuk persyaratan utama terkait dukungan partai, sudah kami verifikasi dan dinyatakan lolos, dengan rincian Gerindra enam kursi, PKS empat kursi, dan PAN empat kursi, dan surat dukungannya ditandatangani oleh ketua dan sekretaris partai pengusung dan juga bukti stempel basah partai,” katanya.

Komisioner KPU setempat Rudiansyah menambahkan untuk berkas dukungan dari Partai Gerindra sempat dilakukan cek silang ke KPU pusat karena adanya perubahan jabatan Ketua DPW Gerindra Kaltim dari Yusran Aspar ke Danang Wicaksana, dan ternyata pusat mengakui bahwa surat dukungan tersebut dinyatakan sah.

“Setelah dinyatakan lolos berkas pencalonannya, maka untuk selanjutnya pasangan Isran-Hadi ini berhak untuk melakukan tahapan tes lainnya, yakni kesehatan dan pemeriksaan berkas lainya, seperti ijazah, SKCK, surat dari pengadilan sesuai persyaratan pribadi untuk calon,” katanya.

Ia menambahkan untuk tes kesehatan, KPU menjalin kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan akan dilaksanakan pada 11 Januari 2018 bertempat di RSU Wahab Saharanie, Samarinda.

Informasi yang berhasil dihimpun, baru satu kandidat yang akan menyusul Isran-Hadi mendaftar ke KPU, yakni pasangan Syaharie Jaang dan Awang Ferdian Hidayat yang rencananya pada 10 Januari 2018. (*)

Source Antara

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Pariwisata, Primadona Baru Samosir di Danau Toba

Enam Pesawat Baru Produk PTDI Perkuat TNI