Kapal Ferry KM. SAMBOJA Tenggelam di Penyeberangan GM

  • Whatsapp

HARIANKUTIM.COM, Sangkulirang – Peristiwa tenggelamnya Kapal Ferry KM. SAMBOJA, saat pelayaran dari WKL menuju pelabuhan Gani Mulya (GM), setelah beberapa saat didahului oleh sebuah kapal sayur yang yang meninggalkan gelombang sehingga KM. SAMBOJA oleng dan sulit dikendalikan lalu terhempas oleh gelombang dan 3 unit mobil muatan kapal tersebut jatuh dan kapal pun perlahan tenggelam.

Peristiwa tersebut terjadi beberapa meter dari pelabuhan GM Desa Sempayau, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur , Senin(7/9/2020) pukul 20.30 WITA, yang menyebabkan 3 unit Mobil muatannya tenggelam dan 1 orang Anak Buah Kapal (ABK), Haidil (18) warga Desa Pelawan, sampai saat ini belum ditemukan. Pencarian terus dilanjutkan dengan penyisiran lokasi oleh Polsek Sangkulirang, Pol Air Sangkulirang, Pol AL Sangkulirang, BASARNAS Kutim, berserta masyarakat setempat.

Menurut informasi yang kami dapatkan langsung dari pemantauan di lokasi kejadian, Selasa, (8/9/2020) Pukul 17.00 Wita, tim penyelam yang didatangkan dari Bual-bual juga sudah melakukan pencarian korban di sekitar lokasi kejadian bahkan di dalam kapal yang tenggelam, namun korban belum ditemukan.

Sementara yang sudah berhasil dievakuasi adalah 2 unit mobil dan 1 unit mobil sedang dalam proses evakuasi dengan posisi setengah badan mobil sudah berada di darat.

Sekitar pukul 18.05 WITA, Tim Rescue tiba di GM, lokasi kejadian menggunakan Truck Personel dengan membawa peralatan SAR Air. Dan pagi ini Rabu, (9/9/2020) tim akan kembali melakukan pencarian korban dan warga setempat mengupayakan pengapungan kapal dengan menggunakan kompresor.

Semoga cuaca mendukung dan korban dapat segera ditemukan lewat daya dan upaya para relawan yang baik hati.
Kiranya tangan Tuhan turut berkerja dan memberkati setiap usaha yang dilakukan. Sehingga anak terkasih Haidil segera ditemukan.(Hk)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *