Kepala SMK Negeri 17 Samarinda Terima Penghargaan Indonesian Awards Of Education 2017

Hj. Dwisari Harumingtyas, S Pd.Bio.,M Pd denga piala dan piagam penghargaan di Grand Ballroom, Hotel Lumire, Jakarta Pusat.
Hj. Dwisari Harumingtyas, S Pd.Bio.,M Pd denga piala dan piagam penghargaan di Grand Ballroom, Hotel Lumire, Jakarta Pusat.

Jakarta, hariankutim.com – Lembaga Anugerah Prestasi Insani (Yayasan Anugerah Prestasi Insani), Jakarta pada acara Inauguration Night berikan penghargaan “Indonesian Awards Of Education 2017” kepada Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 17 Samarinda, Kalimantan Timur, Hj. Dwisari Harumingtyas, S.Pd.Bio., M.Pd. Sabtu (18/2).

Pemberian penghargaan yang berlangsung di Grand Ballroom, Hotel Lumire, Jakarta Pusat, baru-baru ini diberikan kepada 15 tokoh penerima penghargaan, setelah sebelumnya terseleksi tahap pertama dan kedua, dengan kategori berbeda.

Bersama Dwisari, beberapa pejabat daerah seperti Bupati, Ketua/Wakil Ketua DPRD, Ketua Sekolah Tinggi dan Institut, Kepala Dinas, dan Pengusaha juga menerima penghargaan dengan kategori berbeda.

Penyerahan piala dan medali dilakukan Ketua Dewan Pembina Lembaga API, Prof. DR. H.B Katili, MM, dan pigura piagam penghargaan diberikan oleh Chairman lembaga, Danny PH Siagian, SE, MBA, MM.

Usai menerima penghargaan, Dwisari Harumingtyas dalam rilis yang diterima hariankutim.com mengungkapkan, dirinya sudah 27 tahun mengabdi di dunia pendidikan. Tepatnya Juli 2013 hingga sekarang, ia dipercaya menjadi Kepala Sekolah SMK Negeri 17 Samarinda.

Kiprahnya di SMK Negeri 17 Samarinda dengan mengembangkan 2 prodi baru yang awalnya 1 prodi. 2 prodi baru yang dia rintis adalah prodi ‘Teknologi Laboratorium Medis’ dan prodi ‘Dental Assistant’. Tak heran bila jumlah siswa SMK N 17 Samarinda yang awalnya 300-an siswa, kini menjadi 520 siswa.

“Saya terkejut dan sangat tidak percaya sebelumnya” ujarnya saat menanggapi penghargaan yang diterimanya, ternyata ada lembaga pemantau independen dari Jakarta yang memperhatikan kinerja dan prestasi kita di daerah.

Kedepan, ibu empat anak yang saat ini sedang menyelesaikan S3 Manajemen Pendidikan Unmul ini masih ingin terus berkiprah di dunia pendidikan. Masih banyak yang ingin dia lakukan di dunia pendidikan. Apalagi untuk anak-anak farmasi yang terus dituntut berintegritas tinggi, yang didasari jiwa yang jujur dan ketelitian yang tinggi juga.

“Ini menjadi bagian dari komitmen saya memajukan pendidikan di Kaltim” pungkasnya.

 

Editor Sismanto HS

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Awas Tahun Ini, Ujian Sekolah/Madrasah Menentukan Kelulusan Siswa

Sosialisasi di Bengalon, NU Kutim Memandang Jihad terhadap HIV-AIDS