Khattil Qur’an Awali Lomba Hari Pertama MTQ XIII Kutai Timur

Khattil Qur'an Awali Lomba Hari Pertama MTQ XIII Kutai Timur
Khattil Qur’an Awali Lomba Hari Pertama MTQ XIII Kutai Timur

Sangatta, hariankutim.com – Hari ini agenda Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIII Tingkat Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sudah mulai dilombakan, Senin (27/3). Kegiatan lomba MTQ pada lomba pertama dilaksanakan di arena VI yang bertempat di SDN 001 Teluk pandan tepat pukul 08.30 wita.

Setelah kemarin ketua tim verifikasi, Drs. H. Ambotang yang juga Kepala Kemenag Kabupaten Kutai Timur, mengumuman verifikasi peserta yang dilaksanakan pada rapat di SDN 001 Teluk Pandan tepat pada pukul 14.00 wita. Menurut ketua tim verifikasi, Ambotang, Total peserta yang mengikuti lomba MTQ sejumlah 642 orang dengan perincian laki-laki 219 peserta dan peserta perempuan 243 peserta.

Pasca pengumuman verifikasi, panitia MTQ hari ini mengadakan lomba di hari pertama dengan agenda lomba pertama yang diloambakan adalah Lomba musabaqoh Khattil Qur’an. Untuk kategori Cabang hiasan mushaf terdiri dari 19 peserta yang mengikuti, sementara kategori Cabang Naskah 17 peserta yang mengikuti, dimana peserta akan menampilkan sejumlah karakter dan kaedah penulisan Arab.

Dewan Juri Cabang Khattil Qur’an Zakaria mengatakan, adapun penilaian yang diberikan kepada peserta Musabaqah Khattil Qur’an golongan naskah ini, Sebelum pelaksanaan lomba dimulai, dilakukan pengarahan dari salah satu dewan hakim Bapak Zakaria. Pada kesempatan pengarahan tersebut, Zakaria mengungkapkan beberapa teknis perlombaan yang perlu diketahui oleh peserta lomba MTQ. Ia berhadap karya yang dihasilkan adalah karya orsinil, disamping itu pula penulisan dan kerapian perlu diperhatikan, Ujarnya.

Zakaria menambahkan, selain dari segi penulisan penilaian juga diberikan kepada tata letak penulisan, keserasian tulisan dan kebersihan serta tanda baca pada ayat tersebut. “Untuk penilaian yang kami berikan itu selain dari segi penulisan, kita juga akan menilai dari kebersihan dan kerapian serta tanda baca yang ditulis oleh para peserta. Karena kalau beda tulisan maka akan beda juga arti dan maksud dari isi Ayat Al-Qur’an itu”, tuturnya

Ditempat terpisah salah seorang panitia, Fathul Bari menuturkan, hingga saat ini banyak para Khattot (Orang yang mahir dalam Kaligrafi) terlahir dari pendidikannya selama belajar di Pondok Pesantren. Tentunya dengan adanya Musabaqah Khattil Qur’an ini, Kutai Timur memiliki sosok yang mahir dalam penulisan Al-Qur’an yang sesuai dengan qaidahnya.

“Kita berharap, dengan banyaknya para pengkhattot dari Kutai Timur ini, tentunya akan memberikan kemudahan bagi kita untuk mengenal penulisan ayat Al-Qur’an. Tentunya apabila nantinya sudah terpilih para pemenang, maka kita juga mengharapkan mereka bisa mengharumkan nama Kutai Timur di ajang MTQ tingkat propinsi maupun tingkat nasional,” harapnya. (Fadil / Nala)

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Panitia Umumkan Verifikasi Peserta MTQ

Lombok Fokus Kembangkan Wisata Tradisi, Budaya, dan Religi Desa Adat Sade