Khotmil Quran ke-9: Mendapat Ridlo Bertemu Allah Lebih Mulia dari Dunia Seisinya

  • Whatsapp

Sangatta, Pelaksanaan Safari Khotmil Qur’an hari ke-9 yang diselenggarakan oleh Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama Kabupaten Kutai Timur diadakan di Masjid Al Munawwaroh, Poroa Kabo Sangatta, Senin (19/6) malam.

Tampak hadir rais suriah Nahdlatul Ulama Kutai Timur, Habib Muhammad Baqir, M. BA, katib suriah K. mundirin, Ketua Lakspesdam NU Imam Muhtadi, dan Ketua LTN NU Kutai Timur Sismanto, M.Pd.

Mewakili sambutan pengurus cabang Nahdlatul Ulama Kutai Timur, katib suriah NU K. Mungdirin mengucapkan terima kasih kepada takmir masjid Al Munawaroh yang berkenan menjadi tuan rumah dalam safari khotmil quran ramadhan.

Menurutnya, bahwa kegiatan safari khotmil quran ini penuh berkah semoga bisa istiqamah sampai yaumul qiyamah.

Sementara Habib Hamid Assegaff dalam ceramahnya, apabila ada kumpul 40 orang dalam jamaah yang melakukan amal yang baik, di situ terdapat salah satu orang yang doanya mustajab.

Habib Hamid menceritakan salah satu tokoh yang selama 20 tahun dia tahu kapan terjadinya lailatul qadar, namun orang tersebut hidupnya tetap dalam keadaan miskin dan hidup biasa-biasa saja.

Kemudian anaknya bertanya, “Bapak selama 20 tahun itu tahu akan adanya lailatul qadar, mengapa tidak meminta kepada Allah untuk menjadi orang kaya,?”

“Wahai anakku! Jangankan meminta dunia, meminta surga saja saya tidak pernah,” lanjut Habib menceritakan.

“Saya berdoa kepada Allah, semoga diridhoi dan diberkati. Semoga kelak bisa melihat Allah di akhirat,” Habib menutup ceritanya.

Diakhir akhir kesempatan, Habib Hamid menyimpulkan bahwa mendapatkan ridlo untuk bertemu Alloh subhanahu wa ta’ala merupakan berkah yang luar biasa melebihi berkat yang diberikan di dunia. (Sismanto/Nala)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *