HarianKutim.Com – Pimpinan Pusat Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa tak lama lagi bakal berkumpul untuk menggelar Kongres III di Jakarta. Tepatnya akan diselenggarakan di di Padepokan Pencak Silat di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada 3-5 Mei mendatang.
Kongres PSNU Pagar Nusa bertajuk Meneguhkan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Nusantara demi Memperkuat Persatuan dan Kesatuan NKRI ini akan menjadi tonggak kaderisasi dan estafet kepemimpinan di tingkat struktur. Kongres juga bertujuan untuk mengkonsolidasi para pengurus dan pendekar pencak silat NU di seluruh kawasan Indonesia.
Sejak siang tadi, menurut sekretaris Pagar Nusa Kutai Timur, Isnaini Fadlan Nashoha beberapa kandidat yang muncul menjadi ketua umum Pagar Nusa dalam Kongres III Pagar Nusa adalah Gus An’im (KH. An’im Falahuddin Mahrus Lirboyo), Kang Ayip (KH. Ayip Abdullah Abbas Cirebon), Gus Salam (KH. Abdussalam Shohib Denanyar), Muhammad Roghib, Nabil Harun, Gus Lukman Hakim (Gus Luki), dan Gus Sholahuddin Mu’ad.
“Selamat atas terpilihnya gus Nabil menjadi ketua terpilih PP pagar Nusa perode 2017-2022 di kongres ke 3 di padepokan pencak silat TMII semoga dapat mengemban amanat kongres ke 3 dalam 5 tahun kedepan,” ujar sekretaris pagar nusa Kutim yang mengikuti konggres yang juga diamini oleh ketua pagar nusa Kutai timur, Nurul Huda.
“Nabil Harun memperoleh suara 122 mengalahkan kompetitor Muhammad Roghib dengan nilai 48,” Lanjut Isnaini.
Dalam sambutannya sebagai ketua terpilih, Nabil Harun mengungkapkan bahwa ada keinginan dari kedutaan besar China untuk bekerjasama dengan Pagar Nusa, kontan saja usulan tersebut disambut tepukan oleh peserta Kongres III Pagar Nusa. (Isnaini/Nala)