KPC Mempioneri Pendapatan Asli Sekolah SMAN 1 Rantau Pulung

PT. Kaltim Prima Coal (KPC) memberikan bantuan bibit kelapa sawit kepada SMAN 1 Rantau Pulung. Bantuan bibit kelapa sawit tersebut diserahkan secara langsung oleh Joko Riyadi sebagai perwakilan PT. KPC pada Divisi Pemberdayaan Masyarakat di Kecamatan Rantau Pulung kepada Drs. Untung selaku kepala SMAN 1 Rantau Pulung. Bantuan bibit kelapa sawit itu telah ditanam pada lahan sekolah seluas 4 hektar.

Dalam sambutanya, Drs. Untung menyampaikan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada PT. KPC yang telah memberikan bantuan berupa bibit kelapa sawit. Imbuhnya, kebun kelapa sawit ini nantinya akan diberi nama “ Kebun Harapan Prima”. Nama ini menginspirasikan bahwa kebun kelapa sawit bantauan PT. Kaltim Prima Coal (KPC) akan memberikan harapan yang baik bagi civitas SMAN 1 Rantau Pulung.

Harapan itu sejalan dengan gagasan kepala sekolah yang telah dirancang bersama Tim Pengembang Sekolah (TPS) dan disetujui dalam Rapat Dewan Guru dan TU SMAN 1 Rantau Pulung. Gagasan itu muncul dari konsep Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang menghasilkan PAD (Pendapatan Asli Desa). Konsep ini kemudian diadopsi oleh SMAN 1 Rantau Pulung dengan membentuk Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS) yang mengelola kebun kelapa sawit dan pastinya hasil dari penjualan buah kelapa sawit ini nantinya akan menjadi Pendapatan Asli Sekolah (PAS).

Sugeng Wiyatno yang merupakan Supt. Conservasi & Agribisnis pada Divisi Community Empowerment PT. Kaltim Prima Coal (KPC) berharap agar hubungan PT. KPC dan SMA Negeri 1 Rantau Pulung dapat terjalin lebih baik. Laki-laki yang berkantor di S 22 ini juga berharap agar kebun kelapa sawit SMA Negeri 1 Rantau Pulung bisa menjadi media pembelajaran (edukasi) di bidang agribisnis. Harapan selanjutnya supaya kebun kelapa sawit SMAN 1 Rantau Pulung dapat menghasilkan income generating yang dapat digunakan untuk membantu belanja operasional sekolah.

Menanggapi tentang Pendapatan Asli Sekolah (PAS), Sugeng Wiyatno menyampaikan dua pesan penting berkaitan dengan pengelolaan kebun kelapa sawit SMAN 1 Rantau Pulung. Pesan yang pertama disampaikanya secara explisit yaitu pengurus kebun kelapa sawit harus menjaga kerjasama (team work) agar pengelolaan dapat berjalan dengan baik. Pesan yang kedua dikemukakan secara tersirat (implisit) dalam bentuk peribahasa. “Jangan sampai waktu menanam banyak anak kandung, kemudian setelah ada income generating banyak anak tiri”, pungkasnya.

Drs. Untung yang menjabat kepala sekolah definitif pada 2017 merespon positif harapan dan pesan PT. KPC yang disampaikan oleh Supt. Conservasi & Agribisnis pada Divisi Community Empowerment PT. Kaltim Prima Coal (KPC). Selanjutnya, Kepala Sekolah dan Tim Pengembang Sekolah berkomitmen menjalin kerjasama dengan instansi dan perusahaan-perusahaan sebagai stake holders dalam pengembangan program sekolah.

Pada akhir sambutanya, Drs. Untung menyampaikan kembali rasa terima kasihnya kepada PT. Kaltim Prima Coal (KPC) yang telah membantu merealisasikan program sekolah sekaligus menjadi pioner terwujudnya Pendapatan Asli Sekolah (PAS) di SMAN 1 Rantau Pulung. (Bambang/Nala)

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

652 Siswa Mengikuti Seleksi OSN 2018 Tingkat Kecamatan di Kutim

Panglima TNI : Pembentukan Markas Komando Pasmar 3 di Sorong Masih Tahap Proses