Kutim Dominasi Lomba Dayung Perahu Naga di Hari Terakhir Pekan Pemuda GKII Kaltim 2017

  • Whatsapp
Kutim Dominasi Lomba Dayung Perahu Naga di Hari Terakhir Pekan Pemuda GKII Kaltim 2017

Gelaran Pekan Pemuda GKII se-Kalimantan Timur melombakan dayung perahu naga di hari terakhir penyelenggaraan (01/07/2017) di sungai Miau dengan diikuti oleh perwakilan dari 8 kontingen; Kutai Timur, DKMU (Daerah Kabupaten Mahakan Ulu), DMU (Daerah Mahakam Utara), DMT (Daerah Mahakam Tenggara), Berau, DKS (Daerah Kota Samarinda), Talisayan dan Balikpapan.

Kutim Dominasi Lomba Dayung Perahu Naga di Hari Terakhir Pekan Pemuda GKII Kaltim 2017

Setiap kelompok terdiri dari 45 hingga 50 atlit dayung tergantung dari panjang perahu naga dan harus menempuh 500 meter untuk mencapai finish.

Bertindak sebagai tuan rumah, Kutai Timur menyapu bersih kemenangan mulai babak penyisihan sampai dengan final di dua kategori, putra dan putri. Berau berada di urutan ke-2 dan DMU (Daerah Mahakam Utara) berada di urutan ke-3 untuk kategori putra, sedangkan Miau Baru menempati urutan ke-2 untuk kategori putri.

Perlobaan yang dimulai sejak pukul 09:00 Wita dengan ketinggian air di atas rata-rata yang disebabkan hujan di hari sebelumnya mengakibatkan lintasan menjadi luas dan arus semakin deras.

Petrus Ivung, SP., salah satu panitia seksi lomba dayung perahu naga menyatakan bahwa selain untuk menyemarakkan Gelaran Pekan Pemuda GKII se-Kalimantan Timur 2017 lomba dayung perahu naga juga sebagai bentuk pelestarian tradisi masyarakat Miau Baru yang juga selalu mengadakan lomba yang sama pada akhir tahun untuk merayakan Natal dan tahun baru yang diikuti oleh perwakilan setiap RT yang berada di desa Miau Baru.

Gelaran Pekan Pemuda GKII se-Kalimantan Timur 2017 yang bertepatan dengan libur lebaran menjadi alternatif bagi masyarakat di kecamatan Kongbeng dan Muara Wahau untuk menghabiskan libur dengan keluarga, karena selain lomba dayung naga kegiatan ini juga melombakan vocal group, paduan suara, solo lagu rohani, sepak bola, voli, tari kreasi dan film pendek.
(Tia/Ubed)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *