LPPPA Ar Rahmah Kutai Timur Adakan Upgrading Guru TPA Metode Tilawati 

  • Whatsapp

 

Upgrading dan pengayaan guru-guru Al Quran oleh Lembaga Pendidikan, Pelatihan, dan Pembinaan Al Quran (LPPPA) Tilawati Ar-rahmah Kabupaten Kutai Timur dengan “Belajar Al-qur’an dengan Tartil dan lagu menjadi mudah dan menyenangkan” bersama Ustad Zainuri S.PdI dari Mojokerto, Jawa Timur.

Kegiatan yang diadakan di beberapa TPA di Sangatta diantara, di Masjid Ijtihad Gang Rejeki Senin (1/5), di TPA Ar Rahmah, Selasa (2/5), dan TPA Ar Ridho Gang Sankis Sangatta, Selasa (2/5).

Pada kesempatan berbincang dengan Ust. Zainuri dari Mojokerto yang didatangkan untuk mengisi pembelajaran dengan menggunakan metode Tilawati di beberapa TPA  yang ada di Sangatta tersebut, Zainuri mengungkapkan ada tiga hal yang bisa diungkap maupun dipelajari dalam metode Tilawati yang pertama yaitu ciri khas lagu, pokok bahasan, dan strategi pembelajaran.

“Sebuah metode pembelajaran dapat diketahui Apakah dia menggunakan metode Tilawati Qiroati maupun metode yang lain bisa dilihat dari ciri khas lagu,” ujarnya.

Pokok bahasan di dalam tilawati menurut Ustad Zaenuri, dibagi menjadi 6 pokok bahasan. Pokok bahasan satu, mempelajari huruf hijaiyah berharakat fathah, huruf gandeng atau tidak bergandeng, dan huruf hijaiyah asli.

“Targetnya pada pokok bahasan ini, peserta didik diharapkan mampu membaca huruf hijaiyah asli yang berharakat fathah baik bergandeng maupunn tidak bergandeng,” jelasnya.

Pada pokok bahasan kedua, huruf yang berharakat dhammah, kasrah, dhomah taen, fathah taen, dan Mad Thobi’i.

“Target pada pokok bahasan ini, peserta didik diharapkan mampu membaca lafadz-lafadz yang panjangnya 1 Alif seperti mat thobii,” Lanjut Zaenuri.

Jilid 3, huruf yang bersyukun seperti lam bersukun, huruf mim yang bertemu selain mim dan ba, sehingga dibaca jelas ini disebut dengan izhar syafawi. Pada jilid ini peserta didik dikenalkan Mad layin dan Al Qomariah, Lanjutnya.

Jilid 4, bacaan ghunnah musyaddadah, Mad Jaiz, mad wajib, nun sukun atau tanwin bertemu dengan huruf 15 yang dibaca bacaan ikhfa. Pada pokok bahasan ini juga peserta didik diajarkan cara membaca waqaf.

Jilid 5, Idgham Bighunnah, Ikhfa Syafawi, idgham, iqlab, Idgham bilagunnah, dan idhar. Pada jilid ini peserta didik diajarkan juga cara membaca bacaan panjang yang panjangnya 3 Alif atau 6 harokah, seperti mad lazim kilmi, mukhaffaf, mad lazim kilmi mutsaqqol, Mad harfi. Sementara pada pokok bahasan 6, latihan membaca surat pendek dan huruf ghorib muskilah.

Sementara strategi pembelajaran dalam pembelajaran Tilawati, menurut Ustad Zaenuri adalah dengan membaca klasikal baca simak. (*)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *