Majelis Ta’lim Ulul Albab UPT Pendidikan Kongbeng Tutup Bulan Rajab dengan Peringatan Isra’ Mi’ra’ 

Majelis Ta’lim Ulul Albab UPT Pendidikan Kongbeng yang telah berdiri mulai tahun 2013 ini menyelenggarakan peringatan Isra’ Mi’raj persis di akhir bulan Sya’ban yang bertepatan dengan tanggal 27, April 2017 di lapangan upacara SMK N 1 Kongbeng.

Sekitar 100 jama’ah yang terdiri dari tenaga pendidik/kependidikan di lingkungan UPT Pendidikan Kongbeng mengikuti peringatan Isra’ Mi’ra’ dengan khusu’, tidak sedikit jama’ah yang mengajak anak-anaknya yang masih kecil.

Sebelum ceramah agama disampaikan oleh Ust. Syaifuddin dari Gunta Samba terlebih dahulu Sholehuddin al-Fujani selaku ketua Majelis Ta’lim Ulul Albab UPT Pendidikan Kongbeng dan Ismail, S.Pd. SD. selaku Kepala UPT Pendidikan Kongbeng menyampaikan sambutan.

Sholehuddin dalam sambutannya menyampaikan “pada peringatan ini sengaja kita mengangkat tema; meyakini dengan iman, menegaskan peran insan sebagai abdillah. Hal ini berkaitan erat dengan peristiwa Isra’ Mi’raj yang pertama-tama dijadikan landasan untuk peristiwa tersebut adalah keimanan, juga untuk mengingatkan kita bahwa tugas manusia adalah untuk semata-mata menyembah Allah, sebagaimana firman Allah; wamaa khalaqtul jinna wal insa illaa liya’buduun, yang nanti akan dijelaskan oleh bapak ustadz” tegasnya.

Pada sambutan yang ke-2 Ismail menyampaikan pentinggnya pastisipasi seluruh tenaga pendidik/kependidikan di lingkungan UPT Pendidikan Kongbeng yang beragama Islam untuk terus istiqamah dalam mengikuti kegiatan majelis ta’lim, “majelis ta’lim bukan hanya menjadi sarana mencari ilmu, namun juga sebagai ajang silaturrahim dan juga sarana penyampaian informasi, sehingga baik UPT maupun pengurus majelis ta’lim harus bekerja keras demi majelis ta’lim yang semakin ramai dan berkualitas” ujarnya.

Ust. Syaifuddin dalam ceramahnya selain menerangkan hikmah dan sejarah Isra’ Mi’raj juga menyampaikan ciri-ciri suami yang shaleh dan istri yang shalihah “sehubungan mayoritas jama’ah disini adalah guru dan sudah menikah saya ingin menyampaikan ciri-ciri suami yang shaleh dan juga istri yang shalihah” ujarnya.

Ciri-ciri suami yang shalih menurut penjelasan Ust. Syaefuddin meliputi; mampu memberikan pakaian yang layak, memberi makan istri dengan layak (halal dan toyyib), tidak mencela istri dan tidak memukul istri. Adapun ciri-ciri istri yang shalehan menurutnya adalah; jika dipandang (suami) menyejukkan hati, apabila diperintah (yang baik) ia taat dan ketika jauh dari suami menjaga harga diri suami dan hartanya.

Acara ditutup dengan dengan do’a yang dipimpin langsung oleh Ust. Syaefuddin untuk kemudian jama’ah dipersilahkan menikmati bakso yang telah disediakan oleh panitia.

 

Reporter Ubaidillah Editor Nala

 

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Pasukan Garuda Peringati Isra Miraj di Afrika

SMKN 1 Bontang Peringati Hari Kartini