Maksimalkan Android untuk Media Pembelajaran

Rangkaian kegiatan “Membumikan Literasi Digital di Kutai Timur” memasuki hari kedua setelah pada tanggal 25 Januari 2017 di selenggarakan seminar nasional untuk umum di Gedung Serbaguna, maka hari ini tanggal 28 Januari 2017 dilaksanakan worksop “Memaksimalkan Android untuk Pembelajaran” di pendopo rumah jabatan Bupati Kabupaten Kutai Timur.
Workshop hari pertama ini dihadiri oleh 120 peserta dari 140 peserta yang terdaftar. Pematerinya adalah pemenang Asia Pacific Innovative teachers competition tahun 2007 bapak Mampuono selaku penemu metode menemu baling. Metode ini digunakan dengan tujuan untuk meningkatkan minat guru dalam menulis. Menemu baling adalah metode menulis dengan mulut membaca dengan telinga yang ditemukan pada 1 Desember 2016.

Dalam hal ini pemateri menjelaskan bagaimana cara menginstal aplikasi menemu baling di perangkat tablet yang dimiliki oleh peserta meskipun belum semua peserta memiliki tablet A8 antusiasme mereka tetap tinggi dengan mencoba mendownload aplikasi tersebut pada HP Android mereka masing-masing. Sambil menunggu mereka mendownload aplikasi, pemateri menerangkan bahwa ada 5 langkah dalam menulis yaitu prewriting (pramenulis) yang meliputi brainstorming, listing, dan mind mapping. Langkah selanjutnya yaitu drafting, revising, editing, dan publishing.

Setelah aplikasi menemu baling terdownload para peserta mencoba membuat tulisan secara berkelompok dalam waktu singkat dengan menggunakan langkah-langkah menulis yang telah diterangkan pemateri. Meskipun terkendala gangguan jaringan internet namun semangat mereka tetap tinggi dengan terus mencoba menulis dan mempresentasikan hasil nya di depan peserta lain melalui aplikasi text to voice. Sebelum mengakhiri materinya, pemateri memberi semangat pada para peserta untuk selalu mencoba menulis.

Citizen journalism Anik Yusanti, M. Pd.

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Fajri Al Farobi Buka PKD Ansor Kutim

IGI Gelar Workshop di Rujab Bupati Kutai Timur