Masjid Nurul Huda Bengalon Adakan Pengajian Umum

  • Whatsapp

Hariankutim.com – Dalam rangka memperingati salah satu Hari Besar Islam (HBI), Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW, Masjid Nurul Huda (PT. Anugerah Energitama, Gunung Kudung Alfa Estate) mengadakan pengajian umum, Ahad (14/05/2017). Acara tersebut sekaligus menyambut datangnya bulan Ramadhan yang tinggal menghitung hari.
Acara yang mendatangkan penceramah dari Sangatta, Ustadz Subhan, ini diawali dengan sambutan – sambutan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penampilan rebana serta penampilan dari siswa SD Anugerah Abadi. Untuk penampilan siswa SD Anugerah Abadi yang dibawakan dua siswa kelas satu dan tiga tersebut membawakan sebuah lagu yang berjudul Sepohon Kayu dan membacakan syair tentang renungan seorang hamba yang berlumur dosa.
Dalam sambutannya, selaku ketua panitia, Joko, menyampaikan terimakasih kepada segenap panitia yang sudah mengupayakan terselenggaranya acara ini, meskipun secara hitungan tanggal peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW sudah lewat, tapi acara tetap diadakan.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja sama untuk terlaksananya kegiatan ini. Kami bersyukur meskipun sudah lewat dalam memperingatinya karena kesibukan masing – masing acara tetap diadakan, semoga dengan diadakan kegiatan ini semakin memnambah keimanan bagi kita semua,” ucapnya.
Dalam ceramahnya, Ustadz Subhan menyampaikan bahwa sebagai manusia dalam menjalani hidup ini harus mencari berkah. Menurutnya ada dua jenis berkah yang harus digapai, yaitu berkah umur dan berkah rejeki. Betapa banyak orang yang berlimpah harta, berparas menawan namun tidak tenang dalam kehidupannya. Ada yang berlimpah harta, tidak sedikit yang menyakiti dirinya sendiri dengan bunuh diri.
“Sebagai umat Islam kita harus mencari keberkahan dalam hidup ini. Berkah itu artinya tambahan, seperti orang yang mengikuti sebuah pengajian selain mendapatkan pahala dan ilmu, ketika pulang membawa tentengan atau yang biasa disebut berkat. Maka daripada itu, cara menggapai keberkahan rejeki yaitu dengan silaturahmi,” pungkasnya.
Selain itu, ia juga berpesan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan agar menjaga diri dari hal – hal yang menyebabkan tertolaknya puasa seseorang. Ada dua hal yang menyebabkan tertolaknya puasa seseorang pertama adalah syirik, menyekutukan Allah SWT dan kedua tidak bertegur sapa. Sehingga dengan menghindari dua hal tersebut puasa kita diterima oleh Allah SWT. (Dedik Santosa/Nala)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *