Perkuat Syiar Islam, STAIS Ikut Berkurban

  • Whatsapp

HARIANKUTIM.COM, Sangatta- Perayaan Idul Adha biasanya diikuti dengan penyembelihan hewan ternak. Peristiwa Nabi Ismail yang berganti menjadi domba sesaat sebelum disembelih ayahnya Nabi Ibrahim adalah bentuk kekuasaan yang ditunjukkan oleh Allah SWT. Peristiwa tersebut lantas dikenang umat muslim seluruh dunia dengan menyembelih hewan ternak.

Hal serupa juga dilaksanakan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Sangatta (STAIS) Kutai Timur. Sehari setelah sholat Idul Adha, Civitas Akademik STAIS menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban di halaman Rektorat Kampus pada Senin pagi. (12/08/19)

Bacaan Lainnya

Pembantu Ketua III STAIS, Abdurrahim Yunus, menerangkan bahwa bagi mereka penyembelihan hewan kurban adalah bentuk syi’ar Islam yang diajarkan Nabi Ibrahim. Kerelaan berkurban juga merupakan buah dari kekuatan Tauhid.

“Ketika istri dan anak Nabi Ibrahim ditinggalkan di Mekkah mereka hanya berdua. Namun Ibrahim telah menanamkan tauhid kepada mereka (sebagai bekal). Buah dari tauhid itu adalah kurban, dimana Ismail dan Ibrahim ikhlas untuk menerima amanah Allah”, ujarnya.

Maka dari itu Ia berpesan agar umat muslim di Kutai Timur terus menguatkan ketauhidan.
“Kalau kita mau melanjutkan tradisi berkurban dan sunnah nabi Ibrahim ini, maka perkuatlah tauhid, kalau tidak kuat bisa terombang-ambing”, tambahnya.

STAIS juga berharap kedepannya penyelenggaraan tradisi berkurban di STAIS bisa semakin semarak. Behkan rencana tahun berikutnya bukan hanya Dosen dan Karyawan yang berkurban melainkan juga Mahasiswa.

“Kita akan susun perencanaannya, nanti tahun berikutnya Mahasiswa STAIS juga bisa ikut (berkurban). Kita akan susun dari jauh hari”, pungkas Dosen yang pernah mengenyam pendidikan di Maroko tersebut.

Diketahui pelaksanaan pemotongan hewan kurban di STAIS baru dimulai tahun ini sejak menempati Kampus Baru di Jl. Soekarno Hatta Sangatta Utara. Dalam kesempatan tersebut setidaknya terdapat masing-masing 1 ekor Sapi dan Kambing hasil urunan pimpinan dan karyawan STAIS yang disembelih. Daging kurban selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di sekitar Kampus tersebut. (Zk/003)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *