Tuban, Hariankutim.Com – Kapolda Jatim, Irjen Pol Mahfud Arifin memastikan bahwa teroris yang mati di tembak petugas di area sawah Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Tuban jaringan Jamaah Anshorut Daullah (JAD). “Sementara yang teridentifikasi baru satu, dia jaringan Jamaah Anshorut Daullah (JAD), ” katanya di Mapolres Tuban, Sabtu (8/4).
Sejumlah orang di ketahui mengendarai mobil Terios dengan nopol (H 9037 BZ ), menembaki petugas kepolisian dan juga anggota TNI saat akan melakukan penangkapan. Di duga komplotan yang mengendarai mobil tersebut merupakan Teroris. dan sampai berita ini di ketik para pelaku yang berhasil meloloskan diri masih dalam pencarian petugas.
8 orang teroris dari arah jalan raya Semarang, diduga akan melintas ke Lamongan, dihentikan petugas satlantas polres Tuban, yang sedang melakukan razia kendaraan di wilayah Desa Jenu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. ke 8 orang ini pada saat akan di razia, melakukan perlawanan dan langsung terjadi baku tembak di tempat.
Kelompok teroris yang merasa terdesak, melarikan diri ke pemukiman warga, dan setelah pihak Polres Tuban di bantu oleh Tim Densus 88, berhasil melumpuhkan tersangka. 6 orang di tembak di tempat, 2 orang di tangkap hidup-hidup.
Petugas gabungan dari Polres Tuban bersama dengan anggota Kodim 0811 Tuban, masih lakukan penggejaran terhadap pelaku yang diduga teroris,yang telah menembaki pos polisi lalu lintas yang berada di jalan (Tuban Semarang), Kec Jenu, Tuban. Pengepungan dan pengejaran masih di lakukan ratusan petugas yang membawa Laras panjang.
Editor Nala