Ratusan Masyarakat Long Mesangat Tuntut PT GSA Berikan Hak Plasma 20 %

  • Whatsapp

HarianKutim.com, Sangatta -Ratusan Masyarakat Desa Tanah Abang Kecamatan Long Masangat menuntut PT. Gemilang Sejahtera Abadi (GSA) agar segera merealisasikan plasma 20% dari total luasan HGU, Sabtu (2/10/21).

Perjalanan Masyarakat Desa Tanah Abang Kec. Long Mesangat Kab. Kutai Timur dalam memperjuangkan haknya atas keberadaan HGU PT. GEMILANG SEJAHTERA ABADI (GSA) yang berada di wilayah Desa Tanah Abang dan kepemilikan lahan Redis masyarakat seluas 166 Ha, masih cukup panjang.

Bacaan Lainnya

Sesuai dengan surat keterangan Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kutai Timur No :420/24-SKT/BPN-44.9/2006 yang selama kurang lebih 12 tahun dikelola dan di kuasai secara sepihak oleh PT GEMILANG SEJAHTERA ABADI (GSA) belum merealisasikan plasma 20% dari total jumlah luasan HGU yang ada di Desa Tanah Abang. Hal tersebut adalah syarat terbitnya HGU sesuai dengan keputusan badan pertanahan Nasional no : 34-HGU-BPN RI.2007 Tentang Pemberian hak guna usaha dan peraturan menteri negara agraria/KBPN. No. 3 tahun 1999.

Dari persoalan tersebut setelah bernegosiasi dan mediasi selama hampir 12 tahun pihak perusahaan belum ada i’tikad baik untuk menyelesaikan lahan tersebut. Maka dari itu sekitar 200 orang masyarakat Desa Tanah Abang melakukan aksi demonstrasi.

Dalam tuntutannya masyarakat membawa setidaknya tiga poin utama, pertama, meminta agar pihak perusahaan PT GSA untuk merealisasikan hak plasma 20% dan lahan Redis milik Masyarakat Desa Tanah Abang. Kedua, meminta kepada pihak perusahaan untuk melaksanakan peraturan pemerintah terkait pemberian hak plasma 20% atas HGU PT GSA. Ketiga, meminta kepada pemerintah untuk memberi sanksi kepada perusahaan yang tidak melaksanakan peraturan pemerintah melalui kementerian agraria.

Turut hadir dalam aksi lapangan Kepala Desa Tanah Abang Bapak Fathur Rahman. Beliau mengajak agar masyarakat memperjuangkan haknya atas perusahaan tersebut dan akan menutup lahan apabila tuntutan tidak dipenuhi.

“saya meminta kepada pihak perusahaan untuk merealisasikan plasma kami yang 20% kalau tetap tidak di indahkan terpaksa lahan untuk sementara kami tutup”. Tegasnya.

Hadir juga Ketua BPD Desa Tanah Abang, Athang, dan menyampaikan bahwa selama ini mereka hanya diberikan janji palsu.

“kami Masyarakat Desa Tanah Abang sudah muak dengan janji-janji perusahaan, hari ini kita turun untuk membuktikan kalo kita menuntut dan meminta kepada pihak perusahaan untuk merealisasikan hak kami jangan kami hanya di PHP in saja”. tutupnya.

Andi Akil selaku koordinator lapangan juga menegaskan kepada pihak perusahaan untuk wajib merealisasikan hak masyarakat. Masyarakat akan menutup akses kelahan perusahaan sampai tuntutannya dipenuhi.

“dan mohon maaf lahan untuk sementara kami portal dan pasang tali rapia”, tegasnya.

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *