Santai di Pantai Kenyamukan, Mahasiswa PAI Gali Pemikiran Tokoh Pendidikan Dunia

  • Whatsapp
santai di pantai kenyamukan

HK Wiki, PANTAI KENYAMUKAN – Mahasiswa yang tergabung di Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STAI Sangatta Rayon Pendidikan Agama Islam (PAI) Al-Asy’ari, mengadakan diskusi santai pada minggu (14/03/2021), bertempat di pantai kenyamukan. Diskusi mulai sekitar pukul 15.00 hingga pukul 17.10 Wita.

Kegiatan tersebut mengangkat tema: “Tokoh-tokoh Pendidikan Dunia”, diskusi ini dibuka oleh sahabat Abdil selaku moderator dengan pemantik sahabat Khoerul Anam selaku Ketua kaderisasi Rayon PAI Al-Asy’ari.

Bacaan Lainnya

Menurut Khoerul Anam bahwa diskusi ini bukan hanya diskusi biasa, namun memiliki tujuan yang sangat mulia karena sebagai mahasiswa prodi PAI harusnya mengetahui konsep pemikiran pendidikan dari berbagai tokoh dunia.

“Jadi tujuan kenapa saya mengangkat tema itu yang pertama karena mengingat kita ini prodinya PAI (Pendidikan Agama Islam) berbicara sendiri kita tentunya harus tahu konsep-konsep pemikiran pendidikan dari beberapa tokoh tokoh dunia pastinya”, ucap Khoerul Anam.

Lanjutnya, diskusi ini membahas tiga tokoh Pendidikan dunia yaitu Paulo Freire dari Brazil, Nelson Mandela dari Afrika Selatan dan KH. Dewantara dari Indonesia sendiri, dengan tiga semboyan pendidikannya yang bahkan masih dipakai sampai saat ini dan itu memang untuk meningkatkan wawasan khususnya sahabat-sahabat mengenai Pendidikan, diawali dari tokoh-tokoh pendidikan dunia dan nanti akan ada step-step selanjutnya terkait metode kemudian pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan seterusnya.

Santai di Pantai Kenyamukan, Mahasiswa PAI Gali Pemikiran Tokoh Pendidikan Dunia

“Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat Anda gunakan untuk mengubah dunia, pendidikan tidak mengubah dunia, pendidikan mengubah orang. orang mengubah dunia” tegas Anam.

BACA JUGA: Cuaca Ekstrim, Warga Pesisir dan Nelayan Diharap Waspada

Sahabat Anam sangat berharap diskusi ini terus berlajut dan untuk sahabat-sahabat khususnya Rayon PAI Al-asy’ari semoga tetap istiqomah, karena sebagai calon pendidik kita harus mengetahui konsep-konsep pendidikan.

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *