Tingkatkan Kualitas Jama’ah Haji, Kemenag dan IPHI Kutim Bangun Sinergitas

  • Whatsapp

Hariankutim.com, Sangatta – Bertempat di Aula Kementrian Agama Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dilaksanakan pembentukan pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kutim pada Senin (25/1/2021), yang difasilitasi oleh Kepala Kementrian Agama Kutim.

Dalam sambutannya, Kepala Kementrian Agama Kutim, H. Nasrun mengatakan, IPHI mempunyai potensi yang sangat besar dalam menggali jamaah haji di Kutim.

Bacaan Lainnya

“IPHI Kutim mempunyai potensi yang sangat besar dalam menggali potensi jamaah haji di Kutim, namun sayang selama ini belum maksimal”, ucapnya.

Lanjutnya, Nasrun berharap IPHI Kutim bisa bersinergi dengan Kementrian Agama, terlebih Kutim akan menjadi pilot projeck pembangunan pelayanan haji terpadu se-Kaltim.

“Mudah mudahan dengan kepengurusan yang baru nanti, IPHI bisa bersinergi dengan Kementrian Agama, apalagi Kemenag akan menjadi pilot project pembangunan pelayanan haji terpadu yang pertama se-Kaltim”, ujar Nasrun.

Selesai sambutan, kemudian dilanjutkan pembentukan tim formatur yang bertugas menyusun susunan pengurus IPHI periode 2021-2026. Tim formatur terdiri dari 9 orang perwakilan dari berbagai organisasi keagamaan, yakni H. Muh. Ramli, H. Muh Suyuti, H. Munip Naim, H. Andi Abd Rahman, H. Sobirin Bagus, H. Adam, H. Sofiansyah, H. Aramsyah, dan Hj.Bunga Isa.

Setelah melalui musyawarah mufakat, tim formatur bersepakat menetapkan Sobirin Bagus menjadi Ketua Umum IPHI untuk periode 2021-2026.

Pasca ditetapkan sebagai Ketua Umum IPHI, Sobirin Bagus panggilan akrabnya akan melaksanakan tugas dan fungsinya IPHI dengan maksimal, salah satunya akan membimbing dan membantu proses keberangkatan serta kepulangan para calon jamaah haji asal Kutim.

“Ternyata daftar tunggu jamaah haji untuk Kutim sampai 30 tahun ke depan, oleh karena itu IPHI dibentuk dalam rangka membimbing jumlah calon jamaah haji yang begitu banyak”, ucap Dia.

Selain membimbing para calon jamaah haji, IPHI Kutim juga berkepentingan untuk mengarahkan dan membimbing orang orang yang telah berhaji untuk sampai pada cita-cita haji mabrur.

“Bagi mereka yang sudah melaksanakan ibadah haji, tetap diarahkan dan dibimbing, supaya melaksanakan ibadah dengan baik, sehingga harapan dan cita cita sebagai haji mabrur terkabulkan”, tutup mantan Ketua MUI periode 2010-2015.***HK/MCHTR

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *