Wahau Kongbeng Haruskah Rawan Kecelakaan ?

  • Whatsapp

Hariankutim.com — Jalan raya selayaknya digunakan untuk pengguna jalan baik sepeda motor, mobil, maupun sejenisnya.

Akhir – akhir ini jalan poros tersebut sering memakan korban. Jalan poros Jembatan Satu arah Sangatta Minggu ke tiga mei sebuah Truk pengangkut CPO melindas dua orang bersepeda motor yang akan mendahului. Kedua pengendara sepeda motor yang berboncengan meninggal di tempat.

Satu minggu berikutnya jalan poros Kongbeng kearah Tanjung Redeb, kecelakaan tunggalpun terjadi. Kecelakaan tersebut menimpa seorang siswa yang akan mengadakan perpisahan di sekolahnya. Siswa mengendarai sepeda motor saat melintasi tikungan tajam, siswa tersebut tak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Tak dapat dielakkan kecalakaan pun terjadi, satu orang siswa harus menginap di Rumah sakit hingga beberapa hari dan satu orang siswa harus meregang nyawa.

Dua Minggu berikutnya kecelakaan terjadi di jalan utama Muara Wahau Kongbeng tepatnya di jalan pahlawan sebuah Mobil L300 menabrak dua pengendara sepeda motor satu pengendara luka – luka dan satu orang lainya tewas mengenaskan.

Mengapa jalan poros ini begitu sering memakan korban, kurang hati – hatikah para pengguna jalan, ataukah rambu rambu Lalu lintas yang belum terpasang secara lengkap. Ini hal yang perlu kita kaji lebih dalam, jangan sampai kecelakaan demi kecelakaan terjadi lagi dan terjadi lagi.

Penduduk Muara Wahau dan Kongbeng pada dasarnya belum terlalu padat, seharusnya tingkat kecelakaan bisa ditekan dan di minimalisir. (Gunadi)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *