http://wp.me/a8lLAR-1H3
Home / Resensi Buku / Gadis Pantai

Gadis Pantai

Judul : Gadis Pantai
Penulis : Pramoedya Ananta Toer
Penerbit : Lentera Dipantara
Hal : 280 halaman
Cetakan 7, September 2011

Membaca buku “gadis pantai” ini mengingatkan saya pada kampung halaman, yakni di kampung nelayan Pantura Jawa Tengah. Sama halnya penulis buku ini (Pramoedya Ananta Toer) yang berada tak jauh dari lokasi tempat gadis pantai itu berada di Rembang, Jawa Tengah. Bila penulis buku ini berada ke arah Selatan tepatnya di kota Blora, sementara saya berada ke arah Barat tepatnya di kota Pati.

Gadis pantai merupakan salah satu roman yang tidak selesai (unfinished),seharusnya roman ini merupakan trilogi dan roman trilogi ini sempat dilarang beredar. Untungnya, ada seorang mahasiswi dari Universitas Nasional Australia (ANU) Safitri P. Scherer yang mengambil tesis di seputar proses kepengarangan Pramoedya Ananta Toer di tengah gejolak budaya dan kuasa. Safitri sempat mendokumentasikan buku ini sehingga roman gadis pantai ini bisa sampai di tangan pembaca.

Roman ini bermula dari cerita seorang gadis pantai yang lahir, tumbuh dan berkembang di sebuah kampung nelayan di Jawa Tengah, Kabupaten Rembang. Seorang gadis yang cantik dan manis yang memikat hati seorang pembesar setempat, seorang Jawa yang bekerja pada pemerintah kolonial Belanda. Garis pantai tersebut diambil menjadi gundik pembesar tersebut dan dijadikan sebagai pemuas kebutuhan “seks” sampai kemudian pembesar tersebut menikah dengan perempuan yang sederajat dengannya.

Pada mulanya pernikahan itu memberikan prestise bagi gadis pantai di kampung halamannya karena dipandang telah dinaikkan derajatnya menjadi tuan putri tetapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama gadis pantai malah terperosok kembali ke bawah, setelah ia melahirkan seorang bayi perempuan.

Roman gadis pantai ini menelisik feodalisme bangsawan Jawa yang kerap kali memelihara gundik tanpa memiliki adab dan subo sito, sebuah roman yang langsung menusuk ke jantung yang paling dalam.

~Sismanto~

Leave a comment

About Harian Kutim

Check Also

B.J. Habibie si Jenius Sehimpun Cerita, Cita, dan Karya

B.J. Habibie si Jenius Sehimpun Cerita, Cita, dan Karya Penulis : Jonar T.H Situmorang Penerbit: …

Buku : INDAHNYA PERBEDAAN

Penulis: Tri Andayani Rahayu, S.Pd, M.M. Guru SMPN 21 Surabaya Alumni Kelas Menulis MediaGuru Surabaya …

Buku : meniti jejak Inobel Menuju Netherland

Penulis: Ai Tin Sumartini, M. Pd Guru SMP Negeri 5 Tasikmalaya Alumni Pelatihan Menulis WJLRC …

Leave a Reply

%d bloggers like this: