Aksi Sosial Bantu Korban Bencana Di Sulbar dan Kalsel

  • Whatsapp

HARIANKUTIM.COM, Sangatta – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kutai Timur melakukan aksi sosial, dalam rangka membantu korban Tsunami Tanah Longsor dan Kebanjiran yang terjadi di Sulawesi barat dan Kalimantan selatan. Dalam kejadian tanah longsor yang terjadi memakan 81 korban jiwa dan 1.150 rumah tunggal rusak akibat longsor di jalan Majene-Mamuju, Sulawesi Barat tersebut pada Kamis (14/1/2021).

Sementara itu, bencana banjir melanda hampir seluruh wilayah di Kalimantan Selatan akibat tingginya intensitas hujan tinggi yang mengguyur daerah itu. Karena memang banjir tak surut-surut hingga detik ini terhitung 15 orang korban jiwa dan 39.000 orang pengungsi, Jumat (15/1/2021).

Bacaan Lainnya

Maka dari itu Sebagai organisasi yang memang menjunjung tinggi kepedulian sesama masyarakat, perlu mengadakan penggalan yang sekiranya dapat mengurangi beban korban di 2 daerah indonesia tersebut.

Aksi galang dana tersebut, dibagi menjadi 3 sesi dalam 2 hari. Pertama, aksi dilaksanakan pagi hari mulai pukul 07.00 WITA hingga pukul 11.30 WITA. Kedua, aksi dilakukan dengan waktu yang sama dihari berikutnya dilanjutkan siang hari mulai pukul 13 WITA dan berakhir pukul 18.00 WITA. 

Dalam kegiatan sosial tersebut, ada beberapa titik yang menjadi sasaran aksi penggalangan dana yaitu, Pasar Sangatta Lama, Pasar Induk, Simpang Empat Karya Etam, Folder, dan berakhir di Pantai Kenyamukan.pada hari sabtu (17/1/2021) hari pertama dikhususkan untuk pasar sebrang dan hari kedua (18/1/2021) di titik-titik yang tersisa.

Koordinator Aksi, Sahabat Rati yang juga Ketua KOPRI Rayon PAI, mengatakan aksi tersebut sudah menjadi kewajiban PMII dalam rangka membantu masyarakat dimanapun yang mengalami musibah.

“Memang sudah menjadi kewajiban kami sebagai mahasiswa pergerakan yang lahir di tengah masyarakat untuk saling membantu apabila ada musibah seperti ini,” terang Rati.

Irwansyah, selaku Ketua umum PC. PMII Kutai Timur juga mengatakan bahwa aksi solidaritas yang dilakukan sahabat PMII untuk mengamalkan salah satu Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII, yaitu Habluminannas. 

“PMII harus tanggap dengan permasalahan sosial yang ada disekitar, hal ini sebagai bentuk implementasi dari Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII itu sendiri”, ujar Irwansyah.

Beliau juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada seluruh masyarakat Kutai Timur yang sudah memberikan sedikit rezekinya untuk korban . Semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah, Pesan Irwansyah

Selaras dengan yang disampaikan Ketua Umum, selaku penanggung jawab Andi Nur Iksan Bahri yang sekaligus Ketua Komisariat juga mengatakan Hal yang sama
“Sebagai Warga pergerakan dan mahasiswa yang peduli akan masyarakat, Saya bersama ketua KOPRI Komisariat Sahabat Siti Saijah, serta pengurus Komisariat lainnya segera mendiskusikan untuk segera melakukan penggalangan dana, pada saat menerima berita dari media sosial” terang Bahri

Harapan Seluruh pengalang semoga berapapun yang didapat bisa mengurangi beban Korban yang saat ini memang sangat membutuhkan.

Adapun dana yang terkumpul sebesar Rp. 6.222.000, dan juga sumbangan pakaian layak pakai dari masyarakat Kutai Timur. (Hk)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *