Dinas Pendidikan Kutai Timur Gelar Bimtek Pendampingan Hukum

  • Whatsapp

HARIANKUTIM.COM, Sangatta – Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur melaksanakan pendampingan Hukum (Legal Asistance) Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara bagi unsur atau komponen penyelenggara kegiatan atau pekerjaan di lingkup Dinas Pendidikan, yang bertempat di Hotel Royal Victoria, Rabu (01/12/21).

Adapun peserta Bimtek pendampingan hukum terdiri dari kepala dinas, seluruh pejabat eselon lll, yang juga selaku PPK di lingkungan dinas pendidikan, seluruh pejabat eselon lV, bendahara pengeluaran, bendahara pembantu, dan seluruh staf pengelola keuangan Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Timur.

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan ini Sekertaris Dinas Pendidikan Hj. Irma Yuwinda yang juga selaku panitia pelaksana mengatakan bahwa “Dinas Pendidikan telah melaksanakan MoU (Memorandum of Understanding) pada tanggal 15 juni 2021 Tentang perjanjian kerjasama antara dinas pendidikan kabupaten kutai timur dengan kejaksaan kutai timur, dan bimbingan teknis hari ini adalah tindak lanjut MoU tersebut’’, ujarnya.

Sebagai tindak lanjut surat perintah tugas terkait pendampingan di berbagai pekerjaan yang ada di dinas pendidikan, “jadi pendampingannya lebih spesifik namun juga tetap membuka ruang untuk hal pelayanan hukum yang sifatnya informasi ataupun juga untuk pendampingan seperti itu, jadi misalkan ada pekerjaan fisik ataupun sudah sesuai MoU sebelumnya itu di tindak lanjuti, maksudnya di tindak lanjuti disini adalah membagikan apakah ada permasalahan ataukah tidak ada”, terangnya.

“komunikasi Dinas Pendidikan dengan Kejaksaan tidak hanya melalui forum seperti ini namun juga tim pendampingan membuka pintu seluas-luasnya kepada kami Dinas Pendidikan untuk berkonsultasi tiap waktu di luar dari pada waktu yang di tetapkan’’, ucap sekertaris dinas pendidikan.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Syahrir menyampaikan bahwa “Ini adalah satu-satunya kegiatan yang sangat penting, untuk itu sekali lagi kami sampaikan jangan pernah merasa malu dan jangan merasa minder karena disinilah tempatnya kita belajar, apabila ada hal-hal yang kurang tepat atau tidak diketahui maka mau tidak mau kita harus belajar bersama dan menanyakannya pada pemateri, untuk itu jangan sampai ada di belakang terjadi permasalahan-permasalahan dalam kegiatan ini, sehingga disinilah tempat kita curhat dan tempat kita belajar bersama-sama sehingga apa yang menjadi titik terakhir dari permasalahan kegiatan-kegiatan ini mendapatkan hasil yang terbaik bagi kita bersama,” harapnya.

“saya rasa ini kegiatan yang sangat penting, kita harus merealisasikan bahwa kegiatan-kegiatan yang ada di Dinas Pendidikan memang mutlak kita harus ada pendampingan karena bagaimanapun kita mengunakan dana pemerintah, dana negara yang harus di pertanggungjawabkan sesuai dengan peruntukannya dimana pihak kejaksaan memang ada yang menangani tentang hal itu sehingga kita merasa bersyukur dengan adanya kerja sama ini sehingga kita tidak salah arah nantinya minimal seperti itu, jadi sekali lagi kami menyampaikan dengan semua pihak bahwa kegiatan ini semata-mata untuk mengikuti aturan, sehingga staf yang ada di dinas pendidikan baik itu pemegang kegiatan dalam arti PPTK agar benar-benar melaksanakan kegiatan, dan nanti sistem pelaporannya sesuai dengan aturan-aturan yang ada,”ungkap kadis pendidikan.

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *