Kutai Timur Raih Terbaik Pertama Anugerah Pangripta Nusantara 2017

  • Whatsapp
Kutai Timur Raih Terbaik Pertama Anugerah Pangripta Nusantara 2017

Sangatta, hariankutim.com – Kabupaten Kutai Timur meraih Terbaik I Se Kaltim dalam penilaian Anugerah Pangripta Nusantara 2017 (APN) yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam hal Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah RKPD, Senin (3/4).

Kutai Timur Raih Terbaik Pertama Anugerah Pangripta Nusantara 2017

Penghargaan diserahkan Gubernur H Awang Faroek Ishak kepada Bupati Ismunandar, pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) 2017 Kaltim, di Plenary Hall, Komplek Stadion Sempaja, Samarinda, Senin (3/4) pada acara Musrembang RKPD yang bertajuk “Penguatan Ekonomi Masyarakat menuju Kesejahteraan yang Adil dan Merata”.

Bacaan Lainnya

Dikatakan Kepala Bappeda Kaltim, Ali Nuryadin, penilaian penyusunan perencanaan pembangunan kabupaten/kota se-Kaltim tahun 2017 telah dilakukan, dengan berpedoman pada tata cara penialain yang dikeluarkan oleh Bappenas. “Penilaian ini meliputi keterkaitan dengan dokumen perencanaan lainnya, konsisten antara isu, prioritas dan pendanaan, kedalaman analisa, keterukuran indikator, presentasi dan wawancara,” katanya seperti dikutip Antara, Jumat (17/3/2017).

“Itu karena kami memang belum menerapkan kinerja yang terukur. Tahun ini kami masuk nominasi APN. Balikpapan nominasi pertama dan Samarinda nominasi kedua,”
Nuryadin melanjutkan, penilaian APN 2017 berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni memisahkan antara kategori kabupaten dan kota, ujar Nuryadin.

Sedangkan berdasarkan hasil evaluasi tim penilai tingkat Provinsi Kaltim untuk kategori kota terhadap dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2017, Balikpapan dan Samarinda masuk nominasi untuk diusulkan ke tingkat nasional.

Penilaian APN diselenggarakan setiap tahun baik untuk kategori provinsi, kabupaten, dan kota, terutama bagi daerah yang mempunyai dokumen RKPD terbaik dalam satu wilayah.

Penilaian APN bertujuan mendorong setiap daerah menyiapkan dokumen rencana pembangunan secara baik, konsisten, komprehensif, terukur, sekaligus menciptakan insentif bagi pemerintah daerah demi mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik.

Menurut Nuryadin, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang direncanakan dengan baik dan terukur. Sedangkan untuk melihat bagaimana proses perencanaan telah dilakukan dengan benar, maka harus dibuktikan dengan dokumen yang telah tersusun.

Hal ini bahkan sudah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN).

“UU ini menyatakan perencanaan yang baik menjadi salah satu penentu keberhasilan pencapaian tujuan dan sasaran pembangunan nasional,” jelasnya.

Dalam perencanaan atau penyusunan dokumen pembangunan, setiap daerah memiliki isu, karakteristik, dan kapasitas yang berbeda, sehingga Bappenas memberikan apresiasi bagi daerah yang berhasil menyusun dokumen dengan baik melalui penghargaan APN. Hal tersebut bertujuan untuk menciptakan upaya peningkatan mutu perencanaan.

Melalui penghargaan diharapkan dapat memberikan dorongan semangat daerah meningkatkan mutu dokumen rencana pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi perencanaan pembangunan antar sektor, antardaerah dan wilayah, bahkan antara pusat dan daerah.

“Tahun ini kami tidak harus mendapat yang terbaik dalam APN, tapi bisa masuk nominasi saja sudah menggambarkan adanya perbaikan perencanaan pembangunan. Karena kami memang baru mulai tahun ini,” tutup Nuryadin. (Editor Nala)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *