Mulai Tahun Ini, Haji Umroh Harus Ada Surat Rekomendasi Kemenang

Foto Ilustrasi Haji Kutai Timur

Sangatta, hariankutim.com- adanya surat edaran nomor B.0929/Kw.164-e/Hj.00/3/2017 tentang surat edaran penambahan syarat rekomendasi kepala kantor kemenag kabupaten kota bagi pemohon paspor ibadah umroh haji khusus.

Foto Ilustrasi Haji Kutai Timur

Hal ini berakibat kepada calon jemaah umrah dan haji khusus yang akan mengurus paspor di kantor Imigrasi mulai saat ini harus mendapatkan rekomendasi dari Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota tanpa dipungut biaya. Aturan baru tersebut diterapkan untuk menekan maraknya tenaga kerja Indonesia yang non-prosedural.

“Rekomendasi tersebut adalah persyaratan tambahan yang diminta oleh pihak imigrasi, Kantor Kemenag kabupaten/kota sudah siap memberikan layanan rekomendasi mulai hari ini,” ujar bagian Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag Kutai Timur, Muhammad Irfan kepada hariankutim, Senin (13/03) siang ini.

Dia mengingatkan, rekomendasi hanya akan diberikan kepada calon jemaah yang berangkat dari Penyelenggara Perjalalan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang terdaftar resmi di Kementerian Agama. Saat ini kantor cabang PPIU dan PIHK yang terdaftar di kemenang Kutai Timur ada tiga, yaitu Telaga Al kautsar, Mozaik, dan Ar Rihlah.

Sebagai pedoman kerja, kata Irfan, surat edaran Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim tentang Penambahan Syarat Rekomendasi Kepala Kantor Kemenag kabupaten/kota bagi pemohoan paspor ibadah umrah/haji khusus. Surat edaran itu mengatur beberapa poin penting, antara lain:

  1. Pengajuan rekomendasi dilakukan calon jemaah umrah/haji khusus atau diwakili PPIU/PIHK dengan melampirkan surat kuasa dari calon jemaah.
  2. Rekomendasi hanya diberikan kepada calon jemaah yang akan berangkat melalui PPIU/PIHK berizin resmi dari Kemenag.
  3. Rekomendasi dikeluarkan dan ditandatangani oleh pejabat berwenang pada Kantor Kemenag kabupaten/kota.
  4. Kantor Kemenag kabupaten/kota akan merekap data jemaah yang dibuatkan rekomendasi untuk disampaikan ke Kanwil Kemenag provinsi dan diteruskan ke Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah.

Irfan melanjutkan, ke depan dalam program jangka pendek ini pihak kemenag akan mengundang mengundang travel-travel di Sangatta untuk sosialisasi dan koordinasi tentang implementasi dari surat edaran yang diterima kemenag Kutai Timur, ujarnya. (SHS)

Bagikan:

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Komentar

Komentar

Loading…

0

Comments

0 comments

Kuota Haji Kutim Tahun Ini Berangkat 178 Orang

Olimpiade Guru Nasional Untuk Guru SD dan SMP