PPNI Muara Wahau Kongbeng dan Telen Gelar Bakti Sosial

  • Whatsapp

Telen, hariankutim.com — HUT PPNI (persatuan perawat Nasional Indonesia) ke 43 Komisariat PPNI Muara Wahau Kongbeng dan telen mengadakan bakti sosial di kecamatan Telen Kutai Timur.

“Kegiatan utama dalam HUT ini difokuskan pada pemeriksaan kesehatan, sedangkan untuk pemeriksaan HIV AIDS juga kami pandang perlu, sampai bulan ini dalam catatan kami makin tahun pengidap HIV AIDS jumlahnya makin bertambah” uangkap Robi.

Pelaksanaan Baksos dipusatkan di gedung serbaguna desa Muara Pantun kecamatan Telen pada tanggal 14 Mei 2017 lalu yang dibanjiri pengunjung yang mau konsultasi kesehatan maupun sengaja periksa kesehatan. Hadir pula Sekcam Kecamatan Telen, Babinsa desa Muara Pantun, Kepala Desa Muara pantun, serta beberapa tokoh masyarakat Telen.

Bacaan Lainnya

“Walaupun Baksos ini berlangsung cukup singkat dan sederhana tapi pemanfaatannya cukup dapat di rasakan oleh masyarakat sekitar” Tambah Robi

“Bakti sosial ini bertujuan mencegah penyakit tidak menular atau penyakit – penyakit degeneratif seperti kencing manis, gangguan ginjal, hipertensi, gangguan jantung dan juga penyakit degeneratif lain serta pelacakan kasus HIV AIDS secara dini” tutur M.Taufiq Adhiwijaya A.Md.Kep. Ketua PPNI Komisariat Muara Wahau kongbeng dan Telen.

Ketua panitia Ansari, Amd.Kep menambahkan bahwa yang mendasari dalam kegiatan Bakti sosial ini adalah Visi “Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat.”

“Bakti sosial ini terselenggara berkat partisipasi seluruh perawat yang ada di wilayah kecamatan Muara Wahau Kongbeng dan Telen yang berjumlah 85 orang, Staf Puskesmas kecamatan Telen serta adik adik dari Saka Bakti Husada Muara Wahau yang turut serta bekerja sama sebagai pelaksana teknis di kegiatan ini.” Tambahnya.

Dalam acara tersebut diselingi pembacaan puisi tentang HIV oleh siswi SMPN 2 Telen. “Bakti Sosial yang diadakan di Kongbeng 2016 lalu saat peringatan hari HIV AIDS se-dunia, 42 orang HIV secara sukarela memeriksakan diri, sedangkan di peringatan HUT PPNI ke 43 di kecamatan Telen sebanyak 83 orang secara sukarela memeriksakan dirinya HIV. Lambat namun pasti masyarakat makin percaya bahwa kesehatan bagian pokok dari kehidupan nyawa dalam raga kita.” Pungkasnya. (Gunadi/Nala)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *