Penanganan Sampah Jadi Sorotan Bupati Ardiansyah Sulaiman Pada Musrenbang Kec. Sangatta Utara

  • Whatsapp
Penanganan Sampah Jadi Sorotan Bupati Ardiansyah Sulaiman Pada Musrenbang Kec. Sangatta Utara

HARIANKUTIM.COM, SANGATTA UTARA – Kecamatan Sangatta Utara menjadi kecamatan ke empat yang melaksanakan perhelatan Musrenbang kecamatan se-Kabupaten Kutai Timur. Setelah kecamatan Rantau Pulung, Teluk Pandan, dan Sangatta Selatan, Musrenbang dilaksanakan di Kantor BPU Kecamatan Sangatta Utara, Rabu (10/3/21).

Kegiatan tersebut adalah dalam rangka menyusun rencana kerja pembangunan Kecamatan Sangatta Utara tahun 2022, Pelaksanaan Musrenbang se-Kabupaten Kutai Timur telah dimulai pada tanggal 9 Maret 2020 dan berakhir sampai tanggal 24 Maret 2021 mendatang.

Bacaan Lainnya

Ardiansyah Sulaiman menyampaikan sambutanya menyinggung permasalahan sangat krusial yang ada di kecamatan Sangatta Utara adalah permasalahan sampah. Seperti fakta yang disampaikannya bahwa beberapa hari sebelumnya telah menginstruksikan orang untuk melakukan penanganan sampah dibeberapa titik marga jalan di Kecamatan Sangatta Utara. “Saya mengintruksikan menurunkan orang untuk mengurusi sampah tersebut dan akhirnya tak membutuhkan waktu yang lama sampah tersebut suda bersih”, ucap Ardiansyah.

Penanganan Sampah Jadi Sorotan Bupati Ardiansyah Sulaiman Pada Musrenbang Kec. Sangatta Utara

“Saya juga menyampaikan arahan kepada Camat Sangatta Utara agar menjaga kebersihan wilayahnya karena Sangatta Utara adalah representasi Kabupaten Kutai Timur, dan apabila Kecamatan Sangatta Utara bersih dari sampah maka bersih juga Kabupaten Kutai Timur dan sebaliknya apabila Sangatta Utara kotor dengan banyaknya sampah maka kotor pula Kabupaten Kutai Timur,” tegas Ardiansyah.

Sementara dalam diskusi pembahasan rencana kerja Muhammad Basuni sebagai Camat Sangatta Utara juga menyampaikan beberapa hal tentang pengembangan UMKM dan pengembangan BUMDES.

BACA JUGA: Kecamatan Rantau Pulung Awali Parade Musrenbangcam Tahun 2021

Selanjutnya Kepala Desa Swarga Bara Yamani menyampaikan ada kegiatan perioritas yang belum terlaksana, pada tahun 2019 seperti drainase jalan Kabo, Mulianti Kepala Desa sangatta Utara juga menyampaikan kebu Jalan H. Masdar. Lurah Teluk Lingga, Noorma menginginkan perlunya ada drainase di jalan Dayung menuju Folder. Sedangkan Kepala Desa Singa Gembara, Petrus Sombolayuk menyampaikan bahwa desa Singa Gembara membutuhkan gedung BPU untuk tempat pertemuan baik pemerintah desa, RT, ataupun masyarakat umum.

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *