Kendala Jaringan Internet Menghambat Pelaporan Trantibum di beberapa Kecamatan Kutai Timur

  • Whatsapp

HARIANKUTIM.COM, Sangatta – Berdasarkan Permendagri Nomor 26 Tahun 2020 Tentang Pelayanan Trantibum dan Linmas, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur telah meluncurkan aplikasi JEPEN KUTIM, (Manajemen Pelaporan Trantibum Kutai Timur) yang bertujuan tersedianya pelaporan terkait pelayanan Trantibum di Kecamatan dan penegakan Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup). Senin (29/11/2021)

JEPEN KUTIM hadir untuk meningkatkan efektifitas dan efisien serta memudahkan pelaporan terkait ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) terhadap 18 Kecamatan di Kabupaten Kutai Timur, dan bukti aksi perubahan khususnya di Dinas Satpol PP Kutim.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Satpol PP Kutai Timur saat di temui oleh awak media HarianKutim.com, di Gedung Serbaguna Bukit Pelangi menyampaikan “sasaran dari Aplikasi “JEPEN KUTIM” adalah Kepala Seksi (Kasi) Trantibum yang melekat di Kecamatan dan secara teknis kepamongan yang bertanggung jawab kepada Kepala Satpol PP. Kemudian secara administratif dan keuangan berada pada garis komando Kecamatan (Camat),” ujar Adiluddin.

“Terkait laporan yang kami terima berkaitan dengan laporan Trantibum yang berada di wilayah kecamatan akan di laporkan secara online dan kami telah berupaya melakukanya, namun karena kendala jaringan telekomunikasi/internet yang susah di jangkau di Kecamatan Sandaran sehingga kamu melaporkan Trantibum secara manual,” ungkap Tri Sukandar Camat Sandaran.

Senada dengan Camat Karangan, mengungkapkan “untuk laporan Trantibum di Kecamatan Karangan kendalanya sama seperti Kecamatan Sandaran dan Busang yaitu susahnya jangkauan jaringan internet, sehingga pelaporan tidak bisa sepenuhnya secara online namun pelaporannya secara manual, dan kurangnya personel untuk operator Trantibum,” ujar M Nuh.

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *