RUU Omnibus Law Rugikan Pekerja, BEM Kutim adakan Diskusi

  • Whatsapp

HARIANKUTIM.COM, Sangatta – Kongres BEM Se-Kalimantan Ke-IX, juga mengadakan Seminar Nasional mengenai Omnibus Law, senin (02/03/2020), di Gedung Serba Guna (GSG), Kutai Timur.

Kegiatan ini dimulai pukul 13.00 Wita s/d 15.00 Wita.
Dihadiri kurang lebih 100 Orang peserta dari 35 kampus yang berbeda.

Seminar tersebut menghadirkan Narasumber Dosen Fakultas Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Mulawarman, Dr. Sri Murlianti dan Ketua PPMI Kutai Timur Bapak Nanang Guprani.

RUU Omnibus Law masih menjadi perbincangan hangat ditengah-tengah masyarakat, pasalnya banyak RUU Omnibus Law yang sangat merugikan pekerja (buruh) yang bekerja di Sektor Pertambangan dan ketenagakerjaan.

Bapak Nanang Guprani dalam materinya menyampaikan, apabila RUU Omnibus Law ini disahkan maka berdampak langsung terhadap kesejahteraan pekerja. Paling tidak ada sejumlah pasal yang merugikan para pekerja diantaranya, hilangnya upah minimum, hilangnya pesangon bagi pekerja, hilangnya jaminan sosial, hilangnya sanksi pidana bagi perusahaan yang melanggar aturan, dan masih banyak pasal-pasal yang merugikan pekerja.

Beliau juga menambahkan bahwa RUU Omnibus Law ini masih bisa dibatalkan, selama para serikat buruh dan mahasiswa bersatu untuk berjuang menolak RUU ini.

Dr. Sri Murlianti juga menegaskan RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja tersebut jelas merugikan, karena secara eksplisit menunjukkan liberalisasi ekonomi sebab adanya deregulasi yang mengurangi hak-hak dasar buruh, seperti penghilangan upah lembur di sektor tertentu dan penghilangan pembayaran upah saat cuti bagi pegawai wanita, seperti menstruasi, hamil, melahirkan, dan beribadah.

“Akhirnya akan menjadi masalah dan dijadikan dalih oleh para pengusaha untuk menghilangkan kewajiban membayar utang lembur. Selain itu membahayakan kesehatan buruh perempuan karena pada saat perempuan mengalami haid tubuhnya berada dalam keadaan tidak produktif,” jelas Ibu Sri. (Ir)

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *